Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi
  • Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu
  • Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan
  • Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena
  • Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam
  • 62 Siswa Kelas XII Seminari Lalian Ikuti Ujian Sekolah
  • Seminari Lalian Perluas Kerja Sama Mading Bahasa Inggris dengan Tiga Sekolah di Atambua
  • Aksi Panggilan di Mena, Siswa Seminari Tampil Memukau di Malam Kreasi
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Lalang Di antara Gandum
Renungan Harian

Lalang Di antara Gandum

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 24, 2021No Comments156 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bacaan I: Kel 24:3-8
Mazmur Tanggapan: Mzm 50:1-2.5-6.14-15
Bait Pengantar Injil: Yak 1:21
Bacaan Injil: Mat 13:24-30



Kebaikan kadang tidak mudah dipisahkan dari kejahatan. Dimana tumbuh kebaikan disitu juga bayang-bayang kejahatan menghantui untuk menghancurkannya.

Dalam Injil hari ini, Yesus membuat perumpamaan tentang lalang dan gandum. Konon, lalang hampir menyerupai gandum. Lalang yang tumbuh di antara gandum susah untuk dipisahkan karena akarnya saling berjalin.

Lalang ketika masih kecil memang mirip dengan gandum. Namun akan terjadi perbedaan mencolok ketika tumbuh makin besar! Untuk itulah, di musim menuai, para pekerja dengan mudah memisahkan lalang dan gandum.

Dalam perumpamaan itu Yesus menegaskan bahwa lalang dikumpulkan dan dibakar sedangkan gandum dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam lumbung.

Perumpamaan Yesus ini sesungguhnya mau mengingatkan bahwa iblis akan menabur di samping mereka yang menabur Firman Allah. Ladang melambangkan dunia. Benih yang baik melambangkan orang yang sungguh percaya pada Kerajaan Allah. Sedangkan iblis menabur kejahatan.

Kejahatan itu tidak akan mudah untuk dicabut dari tengah kehidupan kita. Bahkan, kejahatan dan kebaikan seakan tumbuh beriringan.

Terkadang kita pun tidak mudah mengenal pertumbuhan kejahatan itu. Seringkali kita merasa bahwa apa yang kita lakukan semuanya baik dan berkenan di hadapan Tuhan. Namun, ketika melakukan introspeksi, disitu kita menyadari betapa banyak hal yang kurang baik dalam diri kita.

Kita diajak untuk waspada dan cermat dalam peziarahan hidup ini. Kita belajar untuk selalu introspeksi diri dan mengenali keberadaan diri kita. Kita juga berjuang untuk menangkal segala bentuk kejahatan yang menggoda.

Kebaikan dan kejahatan akan semakin nampak dengan bertambahnya waktu! Dalam bahasa Jawa dikatakan: “becik ketitik ala ketara” (yang baik ketahuan dan yang jahat kelihatan).

Marilah berjuang untuk selalu menumbuhkan dan membuahkan kebaikan. Dengan semakin banyak berbuat baik maka kita sedang mematikan kejahatan yang bertumbuh dalam diri kita.

Tuhan memberkati dan Ave Maria!

Rm. Frans Katino, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

KC Pantura CUKS Keuskupan Atambua Gelar Lokakarya Pra RAT Tahun Buku 2025

February 6, 2026

Mencermati Asumsi dan Mengkritisi Prasangka: Strategi Membina Dialog Terbuka

January 28, 2026

Bicara di hadapan Ribuan OMK, Uskup Atambua Suarakan Tantangan dan Peluang bagi OMK

September 20, 2025

Profil dan Refleksi Frater Yakobus Adrianus Atolan Bauk yang akan Ditahbiskan menjadi Diakon

May 31, 2025

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Vikjen KA Pimpin Misa 40 Hari Bapak Paulus Theo Nahak

March 26, 2025

Comments are closed.

BERITA TERBARU

SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi

April 29, 2026

Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu

April 28, 2026

Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam

April 27, 2026

62 Siswa Kelas XII Seminari Lalian Ikuti Ujian Sekolah

April 27, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?