Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Martir: Rela mati demi Tuhan
Renungan Harian

Martir: Rela mati demi Tuhan

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJune 3, 2022No Comments98 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

St. Charles Lwanga dkk l Sumber: angelusnews.com


Yohanes 21:17: Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.”

Kasih kepada Yesus harus menjadi dasar bagi pelayanan sebagai seorang gembala umat. Hal ini jelas dalam ujian yang diadakan Yesus pada Petrus sebelum ia diangkat menjadi pemimpin jemaat. Tiga kali dilontarkan pertanyaan yang sama disertai penugasan menggembalakan domba-domba.

Kasih yang sama telah menjiwai 22 orang muda Afrika yang mengorbankan hidup mereka sebagai korban karena Kristus dari pada mengikuti tuntutan amoral dari sang raja. Salah satunya Kizito usia 13 tahun.yang lainnya Mateus Malumba pindahan Islam jada Kristen.

Hidup baru dalam nama Yesus tidak mudah.Tiap hari kita harus ambil keputusan berpihak pada Kristus atau pada dunia dan tawarannya. Saat St.Yohanes Paulus II berada di kuburan martir Uganda ia menyerukan agar umat menjadi contoh iman yang berakar pada hubungan intim dengan Yesus dan hidup dalam kesatuan penuh dengan Gereja.

Iman kita harus secara jelas menunjukkan ketaatan pada injil dan misi kita harus terarah pada mereka yang tidak beriman pada Tuhan dan juga mereka yang tidak lagi menghayati imannya sesuai baptisan mereka.

Mari pada pesta Martir Afrika ini kita pun harus berusaha mencintai Yesus dan setia pada Gereja,taat pada Injil dalam hidup mulai dari keluarga sendiri dan masyarakat kita.

Kita berdoa: “Tuhan Yesus semoga kami rela mati bagi diri kami dan hidup untuk Engkau. Kami persembahkan hidup kami agar kehendak Allah menyata dalam hidup kami. Amin.”

Salam dan doa
P. Vincentius Wun, SVD

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?