Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Mengampuni Tanpa Batas
Renungan Harian

Mengampuni Tanpa Batas

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaAugust 12, 2021Updated:August 12, 2021No Comments8 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bacaan I: Yos 3:7-10a.11.13-17
Mazmur Tanggapan: Mzm 114:1-6
Bait Pengantar Injil: Mzm 119:135
Bacaan Injil: Mat 18:21-19:1

Berhadapan dengan orang yang selalu melukai hati pasti menyebalkan. Hidup menjadi tidak nyaman. Dan rasa sakit hati serasa terus membebani. Namun sebagai pengikut Kristus kita dituntut untuk sabar dan mengampuni.

Memang ada yang mengatakan, “sabar itu ada batasnya”. Petrus rupanya mengalami pergumulan yang sama. Untuk itu dia bertanya pada Yesus, “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” (Mat 18:21)

Pertanyaan Petrus ini didasarkan pada apa yang diajarkan dalam hukum Taurat dan ditaati oleh orang-orang Yahudi. Batas maksimal pengampunan itu adalah tujuh kali. Selebihnya, mereka bisa melakukan segala sesuatu kepada orang yang bersalah.

Namun Yesus menghendaki Petrus dan para murid-Nya memiliki kasih yang tak terbatas pada orang lain. “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” (Mat 18:22).

Dasar pengampunan tak terbatas ini terletak pada apa yang dilakukan oleh Bapa-Nya sendiri. Dia mengampuni orang tanpa batas. Dia senantiasa mengalirkan kerahiman-Nya kepada setiap orang yang bertobat!

Oleh karena itu, kita pun dituntut untuk selalu membuka hati dan mengalirkan pengampunan terhadap orang yang bersalah. Kita mengalirkan kasih kepada semua orang tanpa batas.

Kita memohon tuntunan Roh Kudus untuk mewujudkan semuanya itu.

Tuhan memberkati dan Ave Maria!

Rm. Frans Katino, Pr

Sumber: https://myoasissabda.blogspot.com/2021/08/mengampuni-tanpa-batas.html?m=1

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?