Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart
  • Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar
  • Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026
  • Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan
  • Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif
  • Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Omnia Vincit Amor: Kasih Mengalahkan Segalanya!
Renungan Harian

Omnia Vincit Amor: Kasih Mengalahkan Segalanya!

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaDecember 30, 2021No Comments75 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


Santa Hana, Bunda Maria, dan Kanak-Kanak Yesus (Sumber gamabar: Pax et Bonum, WordPress.com)


Omnia Vincit Amor:
Kasih mengalahkan segalanya!
Demikian ungkapan yang mewakili kisah Hana hari ini. Perempuan yang baik dan setia itu, Hana, anak Fanuel dari Suku Asyer. Ia seorang yang tekun beriman. Hana adalah seorang nabi perempuan yang hidupnya diisi dengan puasa dan doa. Ia sudah sangat lanjut usia. Sesudah kawin, ia hidup 7 tahun lamanya bersama suaminya dan sekarang ia janda dan berusia 84 tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah. Siang malam ia beribadah, berpuasa dan berdoa. Pilihan hidup yang dilakukan dengan penuh kesadaran ini membawa sukacita dan kegembiraan.

Hana memiliki kekuatan kasih yang luar biasa. Kekuatan itulah yang memampukan dirinya untuk bertekun dan setia menyambut Yesus di Bait Allah. Masa penantian Hana lunas terbayar. Ia mengalami Yesus yang dinanti-nanti. Betapa bahagia hati Hana saat itu.

Doa dan mati raga yang keras itu tidak dilihat oleh Hana sebagai beban tetapi justru bentuk hidup yang membahagiakan. Disiplin dan pengendalian diri ini membuat Hana lebih dekat dengan Tuhan dan mendapat karunia khusus, yakni melihat Mesias dalam Bayi Mungil. Ia bahkan bersaksi tentang kepenuhan rencana keselamatan itu dalam diri Kanak-kanak Yesus.

Ketika doa, sakramen-sakramen, devosi dan aneka aktivitas rohani lain dianggap sebagai kewajiban, semua itu akan membebani. Jika dilihat sebagai pola hidup yang dipilih secara bebas, maka semuanya itu justru dilihat sebagai sumber rahmat. Di sini kita ditantang untuk mendefinisikan kembali apa motivasi dasar menghayati nilai-nilai iman. Kalau penghayatan itu, hanya dilihat sebagai aturan, kita akan dengan mudah meninggalkan Komunitas Kristiani. Sebaliknya kalau penghayatan itu dilihat sebagai jalan kebenaran, maka kita akan setia walaupun tak banyak orang mau berjalan bersama kita.

Pengalaman Hana menjadi pengalaman kita. Setiap diri kita pasti pernah mengalami masa menanti seseorang. Pengalaman seperti itu bisa membosankan. Kisahnya akan berbeda ketika kita menanti dengan pengharapan dan kekuatan kasih seperti diteladankan Hana kepada kita.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart

June 21, 2026

Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar

June 18, 2026

Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026

June 12, 2026

Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan

June 7, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?