Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ekologi Media dan Pentingnya Kesadaran Subjektif
  • Uskup Atambua Beri Rekoleksi untuk Ratusan Pelajar di Dekenat Mena
  • Dukung Kiprah Ekologi, Penjabat Desa Oepuah Utara Bersama Perangkat Tanam Anakan di Area Sumber Air
  • Rekoleksi Kategorial Hari Pertama di Dekenat Mena, Uskup Atambua beri Renungan Mimbar Hingga Aksi Nyata Hambur Bibit
  • Direktur Pendidikan Katolik Tutup Kegiatan Revisi dan Penyusunan Buku SMAK
  • Direktur Pendidikan Katolik Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dengan Pendekatan Deep Learning
  • Temui para Guru SMAK, Staf Khusus Menteri Agama Tegaskan Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi sebagai Haluan Baru Pendidikan Beragama
  • Dirjen Bimas Katolik Tekankan Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi dalam Revisi dan Penyusunan Buku SMAK
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Pendidikan»Pedagogik Kasih dan Implementasi Integrasi Cinta dan Ekoteologi, Ini Kata Para Narasumber
Berita Pendidikan

Pedagogik Kasih dan Implementasi Integrasi Cinta dan Ekoteologi, Ini Kata Para Narasumber

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJune 3, 2025No Comments45 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, 3 Juni 2025 – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Katolik, Kementerian Agama Republik Indonesia, menyelenggarakan finalisasi modul ajar Cinta dan Ekoteologi secara virtual pada Selasa, 3 Juni 2025. Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting sejak pukul 09.00 WIB (10.00 WITA) ini dihadiri oleh para guru Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) dari seluruh Indonesia, khususnya pengampu mata pelajaran Doktrin dan Moralitas Kristiani.

Tiga narasumber utama dihadirkan dengan pendekatan yang saling melengkapi. Bapak Fidelis Waruwu menyoroti Pedagogik Kasih, Pater Dr. Darmin Mbula, OFM memaparkan kerangka implementasi ekoteologi, sedangkan Ibu Susi Herawati menyampaikan struktur dan isi modul ajar yang telah dirancang. Sebelum ketiganya tampil, sesi diawali oleh refleksi mendalam dari Romo Aloysius Budi Purnomo yang mengulas aspek teologis dari ekoteologi.

Bapak Fidelis Waruwu, Direktur Educationis Training and Consulting, menekankan bahwa cinta merupakan nilai universal paling mendasar, bahkan menjadi fondasi dari nilai-nilai lain seperti damai, penghargaan, kerja sama, dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pedagogik kasih merupakan jantung dari implementasi kurikulum cinta, di mana proses pengajaran harus berlangsung dalam semangat kasih. Guru, menurutnya, adalah agen utama yang menghadirkan cinta dalam praktik pendidikan.

Selanjutnya, ia menggarisbawahi beberapa prinsip konkret yang harus dijalankan guru dalam mengimplementasikan pedagogik kasih. Antara lain, melihat murid sebagai pribadi yang dicintai Allah, menggunakan bahasa yang membangun, membentuk relasi yang aman dan hangat, menjadi teladan dalam kasih, memberikan koreksi dengan belas kasih, dan melibatkan murid dalam menyusun aturan kelas yang berbasis cinta dan hormat. Dengan demikian, sekolah menjadi ruang yang menghadirkan semangat surga melalui cinta yang nyata.

Sementara itu, Pater Dr. Darmin Mbula, OFM menawarkan pendekatan integratif yang mencakup ekoteologi, ekopastoral, dan ekospiritual. Ia menjelaskan bahwa ekoteologi bukan sekadar perspektif keilmuan, melainkan harus menjadi ethos dan cara hidup yang terinternalisasi dalam kehidupan peserta didik. Dalam kerangka moral Kristiani, cinta merupakan panggilan mendalam kepada Allah, sesama, dan seluruh ciptaan. Oleh karena itu, merawat lingkungan bukan semata isu ekologis, melainkan tindakan iman.

Lebih lanjut, ia memperkenalkan pendekatan Duc in Altum (belajar secara mendalam) dan Metode Emaus yang menekankan refleksi spiritual dan perjumpaan kasih. Proses pembelajaran harus bersifat reflektif dan transformatif, tidak hanya menuntut pemahaman teoritis, tetapi mendorong siswa untuk mengalami, merenungkan, dan mengubah perilaku mereka secara nyata. Empat kata kunci yang menjadi panduan utama adalah: mindful, meaningful learning, joyful, dan happiness.

Sebagai pemateri terakhir, Ibu Susi Herawati mempresentasikan struktur modul ajar Cinta dan Ekoteologi yang telah disusun secara sistematis. Modul ini didesain untuk dapat diimplementasikan secara langsung oleh guru dalam kelas, dengan perpaduan pendekatan naratif, reflektif, dan aplikatif. Ia memastikan bahwa substansi modul berpijak pada kerangka iman Katolik, sekaligus responsif terhadap isu ekologis kontemporer.

Dengan demikian, finalisasi modul ini menjadi langkah strategis dalam membumikan nilai kasih dan kepedulian ekologis dalam pendidikan Katolik. Kurikulum cinta bukan sekadar idealisme, tetapi sebuah realitas yang ditopang oleh pendekatan pedagogis yang holistik, spiritualitas yang mendalam, serta metode pembelajaran yang kontekstual dan membebaskan.

oleh Rm. Yudel Neno, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Uskup Atambua Beri Rekoleksi untuk Ratusan Pelajar di Dekenat Mena

December 10, 2025

Direktur Pendidikan Katolik Tutup Kegiatan Revisi dan Penyusunan Buku SMAK

December 2, 2025

Direktur Pendidikan Katolik Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dengan Pendekatan Deep Learning

December 1, 2025

Temui para Guru SMAK, Staf Khusus Menteri Agama Tegaskan Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi sebagai Haluan Baru Pendidikan Beragama

December 1, 2025

Ditjen Bimas Katolik Gelar Revisi Buku SMAK

November 29, 2025

Songsong HUT RI, SMAN Fafinesu Gelar Berbagai Lomba

August 14, 2025

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Ekologi Media dan Pentingnya Kesadaran Subjektif

December 12, 2025

Uskup Atambua Beri Rekoleksi untuk Ratusan Pelajar di Dekenat Mena

December 10, 2025

Dukung Kiprah Ekologi, Penjabat Desa Oepuah Utara Bersama Perangkat Tanam Anakan di Area Sumber Air

December 9, 2025

Rekoleksi Kategorial Hari Pertama di Dekenat Mena, Uskup Atambua beri Renungan Mimbar Hingga Aksi Nyata Hambur Bibit

December 9, 2025

Direktur Pendidikan Katolik Tutup Kegiatan Revisi dan Penyusunan Buku SMAK

December 2, 2025

Direktur Pendidikan Katolik Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dengan Pendekatan Deep Learning

December 1, 2025
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2025 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?