Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Persaudaraan Sejati
Renungan Harian

Persaudaraan Sejati

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 20, 2021No Comments457 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bacaan I: Kel 14:21 – 15:1
Mazmur Tanggapan: Kel 15:8-9.10.12.17
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:23
Bacaan Injil: Mat 12:46-50

Persaudaraan sejati hendaknya dibangun bukan hanya didasarkan pada ikatan darah. Persaudaraan sejati hendaknya tidak hanya diikat oleh karena garis keturunan, suku, etnis, dan lain sebagainya. Namun, persaudaraan sejati dibangun dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan.
Yesus, ketika diberitahu oleh orang-orang di sekitarnya, “Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau.” (Mat 12:47), justru balik bertanya, “Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?” (Mat 12:48).
Lalu Yesus melanjutkan: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.” (Mat 12:49-50).
Pernyataan Yesus ini kedengarannya seakan tidak sopan terhadap ibu dan saudara-saudara-Nya. Seakan Dia mau mengingkari dan menolak keberadaan mereka. Benarkah demikian? Tidak.
Pernyataan itu justru menegaskan tentang kesejatian ibu-Nya. Bunda Maria adalah seorang wanita yang telah mempersembahkan hidupnya pada kehendak Allah. Dia sungguh melaksanakan apa yang dikehendaki oleh Allah. Maka sangat jelas, bahwa dialah ibu yang sejati!
Bunda Maria bukan hanya sebagai pendengar Sabda tetapi pelaksana Sabda itu! Dia sungguh melaksanakan kehendak Bapa!
Dalam konteks ini juga, Yesus sebenarnya mau memperluas makna hubungan persaudaraan sejati. Hubungan persaudaraan bukan hanya didasarkan pada hubungan darah, tetapi lebih luas daripada itu, diikat oleh relasi dengan Allah.
Semua orang yang sungguh bersatu dengan Allah dan melakukan kehendak-Nya adalah saudara seiman.
Yesus sesungguhnya mau mengajak kita untuk membangun persaudaraan dengan semua orang tanpa membeda-bedakan. Kita mengalirkan cinta persaudaraan dengan menghancurkan tembok-tembok pemisah.
Santa Theresa dari Calcutta pernah mengatakan: “Kalau kita tidak bisa mengasihi manusia yang kelihatan, bagaimana kita bisa mengasihi Allah yang tidak kelihatan?”
Marilah menjaga dan memelihara ikatan persaudaraan dengan Kristus! Kita berjuang untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Kita juga membangun semangat persaudaraan dengan semua orang tanpa membeda-bedakan. Kita belajar untuk membuka diri dan hati kepada siapa saja. Kita saling mengalirkan cinta sebagai sesama saudara.

Tuhan memberkati dan Ave Maria!

Rm. Frans Katino, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?