Dalam video singkat ini, Romo Rosindus Tae, Pr membawa kita untuk merefleksikan secara baru apa itu Puasa. Puasa itu soal diposisi batin. Dalam masa pandemi ini, puasa harus diekspresikan secara baru dalam rupa menjaga jarak, mencuci tangan, tidak berkerumun, memakai masker dan semua yang merupakan bagian dari protokol kesehatan Covid-19. Puasa model ini merupakan langkah aman berjalan bersama Yesus dalam masa pandemi ini. Selamat bermenung dan jangan lupa terus membaca Firman Tuhan dalam Kitab suci. ***Renungan ini dipublikasikan dalam rangka BKSN 2021 dan merupakan kerja sama antara Komisi Kitab Suci KA dan Puspas KA. Dapat juga dilihat di chanel youtube: Vhttps://www.youtube.com/watch?v=4P4QZYg6Yfs
Trending
- Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
- Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
- Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
- Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
- Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
- Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
- Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
- Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
