sangsabda.wordpress.com
Kenikmatan yang ditawarkan oleh dunia adalah sebuah kenikmatan yang semu, karena di balik kenikmatan itu, selalu ada kecemasan, kekuatiran, ketakutan, kegelisahan, kebingungan, ketidakpastian, keserakahan dan semua perasaan tidak tenang dan tidak damai yang lainnya.
Banyak dari antara kita, yang tahu dan mengerti tentang Sabda Allah, tetapi kekuatiran dan kecemasannya juga selalu besar dan menguasai sebagian besar pikiran dan hati kita, sehingga sabda yang kita tahu, yang kita mengerti, yang kita dengar, tidak mampu bertumbuh. Ketakutan dan kecemasan kita jauh lebih besar dari kasih Allah yang dinyatakan melalui Sabda-Nya.
Dalam zaman modern ini, hal ini semakin nyata, banyak orang semakin tenggelam dalam kenikmatan dunia, hidupnya semata-mata mengejar kenikmatan dunia.
Semoga kita tekun dan setia menghidupkan setiap Sabda Tuhan yang kita baca, yang kita dengar, dan kenikmatan dunia tidak membuat kita lupa akan tujuan hidup kita yang sebenarnya.
Dan kita termasuk dalam bilangan “orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh lipat dan ada yang seratus kali lipat.”
Hari ini Gereja memperingati Santo Timotius dan Titus, Uskup.
Timotius dikenal sebagai rekan kerja dan pendamping terpercaya dari Santo Paulus dalam perjalanan misinya. Ia lahir di Listra sebuah kota di Asia Kecil. Bersama ibunya, Eunike dan neneknya, Lois, Timotius bertobat dan menjadi Kristen pada saat Santo Paulus pertama kali mengunjungi Likaonia, 2 Tim 1:15. Sejak masa muda, Timotius sudah kenal Kitab Suci agama Yahudi dari ibunya. Bahkan, kitab itu menjadi bacaan utamanya.
Timotius dikenal sebagai orang yang bersama Paulus menulis enam pucuk surat. Ia sangat disayangi dan dicintai oleh Paulus. Hal ini jelas dalam awal setiap surat, “Anakku yang terkasih… ” Timotius diangkat sebagai Uskup di Efesus.
Titus adalah rekan kerja Rasul Paulus. Ia berasal dari Antiokhia di Asia Kecil. Ia lahir dalam sebuah keluarga yang masih kafir. Karena pewartaan Paulus, maka Titus bertobat dan menjadi seorang Kristen dan aktif dalam pewartaan Injil.
Berkat jasa dan semangatnya dalam melayani Injil dan orang Kristen, Paulus mengangkat Titus menjadi Uskup di Kreta.
Tuhan Yesus, rahmatilah kami untuk setia mendengarkan dan melaksanakan Sabda Tuhan. Santo Timotius dan Titus, doakan kami. Amin.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr
