Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan
  • Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari
  • Paroki Naekake Gelar Giat Animasi dan Pendampingan Lektor
  • Peserta Diklat Kesekretariatan Kembali Bersemangat lewat Sesi Ice Breaking di Emaus
  • Bekali Sekretaris Paroki Se-Keuskupan Atambua Keterampilan Menulis Berita, Ini Kata Romo Yudel Neno
  • Sekretaris Paroki se-Keuskupan Atambua Antusias Ikuti Diklat Kesekretariatan
  • Usai Panen Jagung, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan Lahan untuk Tanam Lombok
  • Animasi di Dekenat Mena, Animator-Animatris Diajak Jadi Orang Tua Kedua
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Tuhan Pemberi Hidup
Renungan Harian

Tuhan Pemberi Hidup

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJanuary 28, 2022No Comments16 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


Santo Thomas Aquinas (Gambar: batam.tribunnews.com)

Mengapa musim panen selalu disertai nyanyi riang gembira, riuh rendah percakapan serta wajah-wajah ceria para petani? Sebab mereka memetik buah kesabaran mereka sehari-hari, berbulan-bulan, mereka memanen daya tumbuh, daya baik, daya hidup yang Allah ikut semaikan saat mereka mencangkul, menanam dan menggemburkan tanah garapan mereka.

Para petani sangat menguasai seni bersabar. Seni percaya akan Allah Pemberi Hidup. Seni beriman bahwa bumi, tanah, air, udara, iklim yang nota bene semuanya adalah karya Allah, akan bahu-membahu menghasilkan kebaikan, sejauh manusia, sang petani, sang penggarap ikut bekerja, ikut berkarya, ikut menumbuhkan.

Mereka kenal musim tanam, ketika benih tersembunyi di tanah seolah mati dan tanpa tanda-tanda hidup, musim semi, musim berkecambah, musim bertunas dan berdaun, musim panen, ketika tiba saatnya, saat yang diatur Tuhan, untuk memanen, berbagi hasilnya dan merayakan syukur.

Apakah kita cukup bersabar dengan hasil-hasil yang diidamkan, sambil terus berusaha dan bergiat dengan rajin? Jika sesuatu nampak gagal, lambat, mati, tidak ada tanda-tanda hidup, kita mudah menyerah dan putus asa, atau, apakah kita percaya bahwa Allah kita adalah Allah musim semi dan musim panen?

Hari ini Gereja memperingati Santo Tomas Aquinas, Imam dan Pujangga Gereja. Ia lahir di Monte Casino Italia tahun 1225. Ia berasal dari keluarga bangsawan yang kaya raya. Ketika menjalani studi di Napoli, ia pertama kali bertemu dengan karya-karya Aristoteles yang nantinya memengaruhi pandangan-pandangannya.

Tomas memutuskan untuk menjadi Biarawan Ordo Dominikan. Keluarganya tak setuju dan ia dipenjarakan. Tuhan mengabulkan permohonannya. Tahun 1250 ia ditahbiskan menjadi imam. Tahun 1252 , ia diangkat menjadi Profesor di Universitas Paris. Tomas dikenal sebagai seorang pujangga yang tak ada bandingnya saat itu. Taraf kemurnian hatinya tidak kalah dengan ketajaman akal budinya yang mengagumkan, kerendahan hatinya tidak kalah dengan kecerdasan budi dan kebijaksanaan.

Tomas diberikan gelar sebagai “Doctor Angelicus” – yang berarti “Pujangga Malaikat’

Dalam suatu penampakan, Yesus Tersalib mengatakan kepadanya, “Tomas, engkau telah menulis sangat baik tentang Diriku. Balasan apakah yang kau inginkan dari pada-Ku? Tomas menjawab, “Tidak lain hanya Diri-Mu. “

Tuhan, Dikaulah Sumber Pemberi Hidup. Rahmatilah kami untuk setia berbakti kepada-Mu. Santo Tomas Aquinas, doakanlah kami. Amin.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan

April 16, 2026

Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari

April 16, 2026

Paroki Naekake Gelar Giat Animasi dan Pendampingan Lektor

April 16, 2026

Peserta Diklat Kesekretariatan Kembali Bersemangat lewat Sesi Ice Breaking di Emaus

April 15, 2026

Bekali Sekretaris Paroki Se-Keuskupan Atambua Keterampilan Menulis Berita, Ini Kata Romo Yudel Neno

April 15, 2026

Sekretaris Paroki se-Keuskupan Atambua Antusias Ikuti Diklat Kesekretariatan

April 15, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?