Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Tulus tanpa Modus
Renungan Harian

Tulus tanpa Modus

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaAugust 25, 2021Updated:August 28, 2021No Comments238 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bacaan I: 1Tes 2:9-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 139:7-8.9-10.11-12ab
Bait Pengantar Injil: 1Yoh 2:5
Bacaan Injil: Mat 23:27-32


Menerima pujian dan penghargaan atas prestasi yang kita lakukan seringkali cukup membanggakan. Namun menjadi orang yang gila pujian dan hormat sangatlah memprihatinkan. Sebab, hidupnya akan selalu berada dalam bayang-bayang kemunafikan.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengkritik pola hidup orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Mereka sesungguhnya adalah orang-orang penting dan besar pada waktu itu. Mereka merupakan publik figur yang seharusnya dapat diteladani. Namun, pola hidup mereka tidak sesuai dengan apa yang diajarkannya.

Orang-orang Farisi dan ahli Taurat terus menampilkan diri sebagai orang suci dengan taat pada perintah agama. Namun sesungguhnya hidup mereka penuh dengan kemunafikan. Mereka bukan memuja Tuhan tetapi hanya mau memuja diri sendiri.

Untuk itu Yesus mengatakan: “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.” (Mat 23:27).

Kritikan Yesus itu sebenarnya menjadi kritikan kita juga. Seringkali apa yang kita lakukan tidak sesuai dengan apa yang kita ajarkan. Seringkali yang tertampil tidak sama dengan yang ada dalam diri. Kita terjebak dalam jerat kemunafikan.

Bisa jadi kita mengajarkan cinta kasih namun hidup kita penuh dengan kebencian dan dendam. Bisa jadi kita mengajarkan tentang semangat persaudaraan namun hidup kita penuh dengan konflik. Bisa jadi kita mengajarkan semangat kemiskinan namun hidup kita penuh kerakusan dan pesta pora!

Marilah menjadi saksi-saksi Kristus yang sejati. Kita mohon Roh Kudus membantu kita agar dapat menghayati setiap apa yang kita ajarkan dengan kesaksian hidup yang nyata. Kita berjuang untuk menjadi orang yang tulus tanpa modus dan mengarahkan diri pada yang Kudus!

Kita berproses menjadi pribadi yang rendah hati. Menyingkirkan segala bentuk pemujaan terhadap diri sendiri. Kita mempersembahkan segala karya yang kita lakukan hanya untuk kemuliaan Allah.

Tuhan memberkati dan Ave Maria!

Rm. Frans Katino, Pr

Editor: Okto Klau

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?