Mena, Keuskupanatambua.org – Umat Paroki Santa Filomena Mena melepas 11 Mahasiswa KKN Fakultas Filsafat Unwira Kupang, Minggu, 24/09/2023, pasca KKN di wilayah Paroki Mena, terhitung 18 September hingga 23 September 2023.

Fr. John, Ketua Kelompok KKN wilayah Mena, saat kata pembuka, mewakili 10 temannya, mengucapkan terima kasih untuk Pastor Paroki Mena, para Romo, Frater dan terutama untuk orang yang telah menampung mereka selama kegiatan.
“Dari lubuk hati yang paling dalam, mewakili Teman-Teman, Kami mengucapkan terima kasih untuk semuanya, sekaligus memohon maaf apabila ada yang salah.

Pada tempat yang sama, Bapak Goris Sikas, mewakili orang tua para Mahasiswa, menyampaikan terima kasih untuk kepercayaan dan atas kebersamaan yang telah berlangsung selama dua minggu.
Pak Goris Sikas, Guru pada SMAN Pantura ini berpesan; apa yang sudah dipelajari di keluarga-keluarga dan di tengah masyarakat, mudah-mudahan dapat berguna di dalam proses kuliah di kampus. Dirinya juga menyampaikan maaf, apabila ada kekeliruan, kekurangan dan kesalahan yang ditemui selama kebersamaan berlangsung. Dengan ada kunjungan ini, kami sadar akan pentingnya pendidikan, ungkap Pak Goris Sikas.
Mengakhiri sambutan detik-detik terakhir kebersamaan, Pastor Paroki Santa Filomena Mena, Rm. John Seran Nahak, Pr menyampaikan terima kasih untuk para Mahasiswa dan para orang tua.

Kepada para Mahasiswa, Rm. John berpesan; apa yang sudah dipelajari didalami dan perlu dijadikan sebagai inspirasi berguna dalam proses kuliah. Banyak catatan, lanjut Rm. John, dan pengalaman yang tercipta di tengah situasi kebersamaan. Semoga itu semua, menjadi pengalaman berharga. Atas segala sukacita yang berlangsung, Mantan Pastor Naesleu ini berharap; mudah-mudahan terus dikembangkan demi sukacita gereja dan bangsa.

Rm. John juga mengingatkan para Mahasiswa untuk terus bertekun dalam iman dan ilmu. Hanya dengan ilmu, dunia dapat dikenal dan hanya dalam iman dunia dapat bersukacita.
Sementara tentang situasi detik-detik terakhir, Rm. John mengatakan; orang yang mencintai dengan hati dan jiwa, sesungguhnya, baginya tidak ada perpisahan. Kita boleh berpisah secara fisik, namun tetap dalam satu doa dan harapan. Mudah-mudahan dari kesederhanaan orang, para Mahasiswa dapat belajar apa arti ketulusan.

Kepada para Orang Tua, Rm. John menyampaikan terima kasih atas pengorbanan dan kesetiaan melayani para Mahasiswa selama dua minggu di rumah.
Rm. John mengajak para orang tua untuk terus mendoakan para Mahasiswa agar tetap menjadi pribadi yang bermartabat dan berguna.

Untuk diketahui, selama para Mahasiswa berada di wilayah Paroki Mena, banyak kegiatan telah mereka lakukan.
Kesebelas Putra ini mendatangi Tujuh SMP, 13 SD dan 3 SMA untuk melakukan katekese BKSN dan sosialisasi metode Lectio Divina dalam berkatekese. Mereka juga melakukan animasi sekami. Katese di lingkungan pun dilakukan. Mereka juga membant input data online Desa Oepuah Selatan. Sharing tentang literasi pun dilakukan. Atas koordinasi Frater Obet Sila dan Frater Ando Lake (kedua Frater TOP Paroki Mena), beberapa kegiatan pembersihan dan penataan halaman Pastoran Paroki Mena terlaksana dengan baik.

Salah satu OMK, Eges Klau, yang selalu setia mendampingi para Mahasiswa, terkait sukacita para Mahasiswa, Eges merasakan, kalau mereka sangat bersukacita. Menurutnya, sukacita nampak sekali, ketika para Mahasiswa menanggung koor misa di Stasi Leo Agung Tainsala, salah satu Stasi dari Paroki Mena. Para Mahasiswa sangat akrab dengan orang-orang yang ditemui, tambah Eges.
Para Mahasiswa dilepas pergi pasca doa, makan bersama dan sukacita bersama di lopo Amanekat Paroki Mena. Mereka diantar ke Kupang oleh Rm. Dens Nabu dan Frater Ando Lake.
Laporan : Rm. Yudel Neno, Pr
