
Kupang, Kamis, 17/10/2024 KeuskupanAtambua.org – Peserta OGF yang terdiri dari para Imam Projo Unio Regio Nusra rayakan Ekaristi di Paroki Santo Fransiskus dari Asisi BTN – Kolhua.

Ekaristi dipimpin oleh Rm. Yas Songka sebagai Selebran Utama (asal Keuskupan Agung Ende). Hadir pula dalam Perayaan Ekaristi sebagai Imam Konselebran; RD. Florens Maxi Un Bria (Ketua Unio Indonesia), Rm. Martin Emanuel Ano (Ketua OGF Nasional – Unio Indonesia), Rm. Bob Muda (Koordinator Unio Regio Nusra).

Dalam homili, Rm. Oman Mbusa (asal Keuskupan Agung Ende) mengajak para Imam; Peserta OGF dan Umat yang hadir untuk menghindari sikap palsu diri, yang selalu menjadi pemicu bagi kritikan Yesus.

Pastor Paroki Santo Fransiskus dari Asisi BTN – Kolhua, Rm. Longginus Bone, di hadapan para Imam dan Umat yang hadir, Dirinya menyampaikan terima kasih kepada Panitia dan terutama kepada para Peserta OGF, yang terdiri dari para Imam asal Keuskupan-Keuskupan se-Regio Nusra, atas kehadiran untuk merayakan Ekaristi bersama Umat. Romo yang akrab disapa Rm. Dus ini mengharapkan; mudah-mudahan dengan kegiatan OGF, spiritualitas pelayanan semakin meningkat.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara OGF; Rm. Dion Klau, sebelum memperkenalkan para Peserta OGF kepada Umat yang hadir, Pastor Paroki Tarus ini menyampaikan terima kasih Pastor Paroki dan Umat Paroki, yang telah dengan rela mengakomodir permintaan Panitia dan terutama menerima kehadiran para Peserta OGF. Menurutnya, kegiatan OGF merupakan peluang di mana para Imam dapat meningkatkan persaudaraan antar imam diosesan; membangun komunikasi antar imam.

Pasca Ekaristi, para Imam dijamu oleh Pastor Paroki bersama DPP-DKP dan Umat yang hadir. Para Peserta OGF menikmati jamuan makan dan minum sambil menikmati suguhan lagu dari Umat dan para Imam.

Sementara Ketua Unio Indonesia, RD. Florens Maxi Un Bria, ketika diberi kesempatan untuk berbicara, Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan OGF penting untuk para Imam. Kegiatan OGF merupakan realisasi hasil MUNAS UNIO Ke-XIV. RD. Florens menambahkan bahwa Pengurus UNIO saat ini ialah output dari kegiatan OGF-OGF sebelumnya. Karena itu, penting bagi para Imam untuk mengikuti kegiatan-kegiatan OGF, apabila ada kesempatan. RD. Florens juga menambahkan bahwa OGF juga menjadi momen untuk memperkuat persaudaraan demi membangun gereja partikular di Keuskupan masing-masing.
Para Imam sangat antusias menikmati acara bersama. Sukacita para Imam nampak melalui lagu-lagu yang dipersembahkan dan juga melalui tarian-tarian yang sangat fleksibel diperagakan.
Laporan : Rm. Yudel Neno (Peserta OGF asal Keuskupan Atambua
