Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»“MENGOLAH DUNIA TETAPI TIDAK BOLEH TERCEBUR DALAM DUNIA”
Berita Keuskupan Atambua

“MENGOLAH DUNIA TETAPI TIDAK BOLEH TERCEBUR DALAM DUNIA”

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 17, 2020Updated:September 17, 2020No Comments7 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

KEUSKUPANATAMBUA.ORG – Itulah harapan yang disampaikan Bapa Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku menanggapi keterlibatan para imam dalam politik praktis akhir-akhir ini. Hal tersebut dikemukakan Bapa Uskup, ketika menerima Calon Pengurus Vox Point Kabupaten Belu di Lalian Tolu, Kamis (17/9-2020). Bapa Uskup meminta Dewan Pengurus Vox Point Kabupaten Belu untuk tidak melibatkan banyak imam di dalam kepengurusannya.

“Vox Point adalah gerakan kaum awam Katolik Indonesia yang gaungnya besar dan luar biasa di Indonesia, namun sayapnya lemah di daerah. Sampai saat ini, saya sendiri belum tahu persis kehadirannya apakah sebagai ormas Katolik atau sebagai orsospol? Dia (Vox Point, red) mau berafiliasi  ke mana? Kita belum tahu. Karena itu, saya berharap tidak melibatkan banyak imam di dalamnya. Biarlah itu diatur oleh para awam Katolik sebagai tempat untuk kaderisasi. Apabila ada imam yang ditugaskan untuk mendampingi sebagai moderator, ia harus memperhatikan tiga hal berikut, yakni steril dalam politik praktis; ikut mengolah dunia, tetapi tidak boleh tercebur dalam dunia; dan menyadari sungguh bahwa organisasi ini menampilkan wajah para awam Katolik”, tegas Bapa Uskup.

Bapa Uskup juga berharap Vox Point harus memiliki arah yang jelas, terutama api yang dinyalakan sejak awal berdiri itu harus jelas. Sebab menurut Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Migran dan Perantau KWI itu, “Vox Point harus memperjelas api semangatnya dalam melintasi perjalanan waktu ke depan”.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Vox Point Belu yang siap dilantik, Agustinus Lise Pio mengemukakan, “sebagai sebuah organisasi, Vox Point sudah memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang jelas. Diharapkan Vox Point bisa menjadi jembatan atau penghubung antar organisasi masyarakat (Ormas) Katolik seperti Pemuda Katolik, PMKRI, ISKA, dan WKRI,  serta menjadi penghubung antara semua ormas Katolik dengan Gereja, agar terus menghidupkan api atau semangat misionernya”.

Selain ketua Badan Pengurus, hadir juga pada audiensi ini, bendahara, wakil Pemuda Katolik, wakil PMKRI, Rm. Kristo Oki, Pr sebagai Moderator, Pater Vikjen keuskupan Atambua dan Sekretaris Umum Puspas Keuskupan Atambua. *** (YH)

Diedit oleh Yosef Hello

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026

Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah

July 5, 2026

Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif

July 5, 2026

Ketika Seks Direduksi Jadi Komoditas, OMK Diajak Mengembalikan Tubuh pada Martabatnya

July 4, 2026

Di Aula Ritapiret, Rm. Patris Allegro Ajak OMK Berakar dalam Iman dan Berdampak di Dunia Digital

July 4, 2026

Peserta NYD III Berziarah di Maumere, Uskup Ajak OMK Berjalan Bersama

July 4, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?