Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tidak Bermuka Dua
  • Menjadi Imam dengan Paradigma Kosmopolitan dan Daya Dobrak Melampaui Sekat
  • Ketika Teologi tentang Salib Berpuncak secara Misioner pada Kesetiaan di Bawah Kaki Salib
  • Iman yang Berbuah Kasih
  • Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih
  • Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut
  • Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua
  • Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Serial»Tidak Bermuka Dua
Renungan Serial

Tidak Bermuka Dua

Belajar Berjalan dalam Tuntunan Firman Tuhan - Renungan Serial - Kamis, 15 Oktober 2026 – Peringatan Wajib Santa Teresia dari  Yesus, Perawan dan Pujangga Gereja - Pekan Biasa XXVIII - Tahun A
Sponsored By: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaPusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 15, 2026No Comments2 Mins Read
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Renungan Serial, KeuskupanAtambua.org – Tidak Bermuka Dua – oleh Rm. Emanuel Kiik Mau, Pr

Renungan

Kita perlu belajar dari Yesus, caranya bagaimana merangkai kata yang tepat, lembut dan santai. Seringkali kita tak mampu menyampaikan kritikan dan kemarahan kita dengan cara yang bijak dan tidak meluap-luap.

Terkadang maksud kita baik dan benar, namun karena cara dan ungkapan kita kurang baik, justru membuat kita terkesan serakah dan temperamen. Orang bijak senantiasa bersikap seperti pepatah Latin, Fortiter in re, Suaviter in modo – tegas dalam prinsip, lembut dalam cara.

Pada tahun 1970, Bob Tutopoli, mempopulerkan lagu Tinggi gunung seribu janji yang antara lain berbunyi, “Memang lidah tak bertulang, tak terbatas kata-kata, tinggi gunung sribu janji, lain di bibir lain di hati.” Lagu di atas berisi sindiran untuk mereka yang hanya omong doang, yang munafik atau bermuka dua. Antara kata dan tindakan atau perbuatan tidak selaras. Selaraskan kata dan tindakan diperlukan agar kita menjadi orang-orang yang kredibel, yang dapat dipercaya. Hari ini Tuhan Yesus kecam sikap munafik atau mendua hati dari Kaum Farisi dan Ahli Taurat, yang tuntut bagi orang lain standar hidup yang mereka sendiri tak mau penuhi. Yesus kecam mereka dengan kata-kata keras, “Celakalah Kalian…” Munafik itu sikap tak terpuji dan tak patut ditiru. Kita memaknai Pesan dari mendiang Bapa Suci Paus Fransiskus dalam Homili 15 Oktober 2019 yang lalu: “Kemunafikan itu bahasa si jahat…yang masuk dalam hati kita dan ditaburkan oleh setan.  Anda tak dapat hidup dengan orang-orang munafik, tetapi mereka ada di sekitar kita.

Kita harus belajar refleksi apa yang ada di dalam diri kita untuk melihat dosa, kemunafikan dan kejahatan yang ada di dalam hati kita dan mengakui di hadapan Allah dengan sikap rendah hati. Orang Katolik harus belajar untuk menghindari kemunafikan dengan memeriksa dan mengakui kesalahan, kegagalan dan dosa pribadi. Satu-satunya obat untuk menyembuhkan perilaku munafik ialah mengatakan kebenaran di hadapan Allah dan memikul tanggung jawab bagi diri sendiri.”

Niat

Saya mau bersikap wajar dan asli bukan aspal, asli tapi palsu.

Doa

Tuhan Yesus mampukanlah kami bersikap apa adanya tidak munafik. Santa Teresa dari Avilla, doakanlah kami. Amin. 

Editor – Yudel Neno….Published by Yudel Neno

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Iman yang Berbuah Kasih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 14, 2026

Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 13, 2026

Kristus Tanda Keselamatan

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026

Undangan Terbuka

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 11, 2026

Kebahagiaan Sejati: Lebih Dari Sekedar Hubungan Darah

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 10, 2026

Enyahlah Iblis!

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

BERITA TERBARU

Tidak Bermuka Dua

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 15, 2026

Menjadi Imam dengan Paradigma Kosmopolitan dan Daya Dobrak Melampaui Sekat

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 14, 2026

Ketika Teologi tentang Salib Berpuncak secara Misioner pada Kesetiaan di Bawah Kaki Salib

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 14, 2026

Iman yang Berbuah Kasih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 14, 2026

Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 13, 2026

Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?