Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bulan Mei sebagai Bulan Maria dan Pentingnya Berdoa Rosario
  • SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi
  • Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu
  • Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan
  • Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena
  • Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam
  • 62 Siswa Kelas XII Seminari Lalian Ikuti Ujian Sekolah
  • Seminari Lalian Perluas Kerja Sama Mading Bahasa Inggris dengan Tiga Sekolah di Atambua
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»“Asperges Me” – Perciklah Aku!”
Renungan Harian

“Asperges Me” – Perciklah Aku!”

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJanuary 9, 2023No Comments75 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Yesus dibabtis di sungai Yordan oleh Yohanes. Sumber: gereja.santoambrosius.org

 

“Asperges Me – Perciklah aku!”

Inilah harapan kita dalam mengenangkan Pembaptisan Yesus oleh Yohanes yang adalah wujud Kenosis – pengosongan diri-Nya, dengan 3 dimensi berikut ini:

1. Keterbukaan:

Langit, dalam bahasa Yunani, Skhizo, yang terbuka dimaknai sebagai tempat kediaman Allah, Yes 64:1, Mrk 15:38.

Terkoyaknya langit menjadi tanda keterlibatan sekaligus keberpihakan atau campur tangan Allah dalam kehidupan untuk memenuhi janji-Nya dan pulihnya komunikasi antara Allah dan manusia serta serta manusia dengan sesama dan alam semesta.

2. Kedamaian:

Roh Kudus digambarkan serupa dengan burung merpati yang mencintai perdamaian.

Inilah gambaran Allah yang mendamaikan, yang melayang-layang di atas permukaan air, Kej 1:2, Hos 11:11.

Turunnya Roh Kudus dalam rupa burung merpati adalah simbol penciptaan baru yang ditandai dengan terbentuknya Umat Allah.

3. Kesaksian:

Sejak semula, yakni sejak sebelum Inkarnasi-Nya, Yesus adalah Anak Allah. Maka peristiwa pembaptisan-Nya, di mana pada waktu itu diperdengarkan suara, “Inilah Putra-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan” – Mat3:17 bukan merupakan awal mula pengangkatan Yesus sebagai Anak Allah tapi lebih merupakan bentuk ‘Kesaksian Ilahi’, pernyataan kepada publik supaya mereka mendengar dan mengimani Yesus sebagai Anak Allah.

Yesus memberikan diri-Nya untuk dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. Yesus mau solider dengan nasib manusia. Ia mengangkat manusia agar punya martabat Ilahi yang memungkinkannya untuk hidup kembali di hadirat Allah.

Kita telah dibaptis. Dengan dibaptis, dosa kita dihapus, kita memiliki martabat sebagai anak-anak Allah, masuk menjadi anggota Gereja dan memperoleh jaminan hidup kekal. Marilah senantiasa kita hidup menurut martabat baptisan kita.

Dalam Ziarah ke Tanah Suci Yerusalem, 29 Juni – 11 Juli 2014, saya bersama para peserta Ziarah Tour Stella Kwarta Jakarta, sempat berdoa dan membarui janji baptis kami di Sungai Yordan. Luar biasa, indah dan menyenangkan hati kami semua ketika berada di Sungai Yordan saat itu. Ada 4 anak sekolah yang juga ikut dalam ziarah rohani saat itu yakni Nadia, Alodia, Paska dan Pia. Saya sendiri memimpin Ibadat Syukur Pembaruan Janji Baptis di Sungai Yordan.

Tuhan Yesus, terima kasih untuk rahmat Sakramen Baptis yang telah kami terima. Semoga kami semakin setia mendekatkan diri kepada-Mu. Amin.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Selamat merayakan Pesta Pembaptisan Tuhan. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa:
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Bulan Mei sebagai Bulan Maria dan Pentingnya Berdoa Rosario

May 1, 2026

SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi

April 29, 2026

Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu

April 28, 2026

Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam

April 27, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?