
Romo Eman Kiik Mau, Pr (Sekretaris Komisi Liturgi Keuskupan Atambua)
Iman menuntut penyerahan diri pada kehendak Allah. Penyerahan diri ini menjadi ungkapan iman yang rendah hati dan tulus.
Artinya, kita selalu mengandalkan kekuatan Allah. Batu sebagai dasar bangunan rumah menjadi gambaran hidup kita. Itulah batu iman, harapan dan kasih.
Doa harian dan Ekaristi Kudus menjadi roh kita dalam mengerti, memahami dan melaksanakan kehendak Allah.
Iman akan berdaya guna bila kita wujudkan dalam tindakan nyata. Semuanya itu akan menghantar kita pada persatuan mesra dengan Allah.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus, kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa.
Romo Eman Kiik Mau, Pr
