Santo Laurensius, Diakon dan Martir. 24hoursworship.com 


Gereja adalah umat Allah. Kita sebagai anggota Gereja adalah hasil buah dari kematian Yesus. Sebagai pengikut-Nya, kita semua diundang dan dipanggil untuk menumbuhkan dan mengembangkan Gereja.

Gereja akan bertumbuh dan berkembang kalau para anggotanya “rela mati”, rela untuk berkorban, untuk mengutamakan kehidupan sesama daripada kepentingan diri sendiri.

Hari ini Gereja merayakan Pesta Santo Laurensius, Diakon dan Martir. Santo Laurensius cinta akan Kristus di dalam hidupnya dan mengikuti Yesus dengan setia di dalam maut.

Santo Laurensius adalah seorang diakon, yang bekerja membantu Paus Sixtus II. Ketika Paus ditangkap oleh tentara Romawi, Laurensius bertekad untuk menemani dia sampai pada kematiannya. Kepada Paus Sixtus II, Laurensius berkata,”Aku akan menyertaimu ke mana saja engkau pergi. Tidak pantas seorang imam agung Kristus pergi tanpa didampingi diakonnya!”

Dengan terharu Paus Sixtus membalas ucapan Laurensius dengan berkata, “Jangan sedih dan menangis anakku. Aku tidak sendirian. Kristus menyertaiku. Dan engkau, tiga hari lagi, engkau akan mengikuti aku ke dalam kemuliaan surgawi.”

Pengorbanan Paus Sixtus dan Diakon Laurensius merupakan kegenapan atas sabda Tuhan dalam Injil Yohanes hari ini, “Jika biji gandum tidak jatuh ke tanah dan mati, ia tinggal satu biji saja, tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.” Yoh 12:24.

Marilah kita mohon berkat Tuhan melalui Santo Laurensius, agar kita rela berkorban dan menumbuhkan cinta yang tulus tanpa pamrih bagi Gereja dan sesama. Menjadi orang Kristen, kita dipanggil untuk siap dan berani berkorban.

Terima kasih Tuhan, karena Engkau rela mati untuk kami. Ajarilah kami berani untuk berkorban, sekali pun kecil bagi keselamatan dan kebahagiaan sesama kami. Santo Laurensius Diakon dan Martir, doakanlah kami. Amin.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Selamat merayakan Pesta Santo Laurensius. Dalam Yesus, kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

SHARE