Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Paroki Manufui Gelar Animasi Tupoksi Pastoral bagi Pengurus Lingkungan dan KUB
  • Agen Pastoral Paroki Weoe Dalami Migrasi Prosedural untuk Lindungi Umat
  • Umat Paroki Manamas Terima Arca Hati Kudus Yesus dari Paroki Wini
  • Ratusan OMK Paroki Wini Ikuti Doa Taize di Hadapan Hati Kudus Yesus
  • Seminari Lalian Gelar Upacara dan Pentas Kreasi Peringati Hardiknas 20
  • SMAS Seminari Lalian Tamatkan 62 Peserta Didik Calon Imam
  • SMPK St. Don Bosco Atambua Antar Majalah Dinding ke Seminari Lalian dalam Kerja Sama Literasi Bahasa Inggris
  • SMPK Santo Yosef Noemuti Gelar Kegiatan PBB Bersama TNI
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Mingguan»BERPARTISIPASI DALAM TINDAKAN ALLAH MENCIPTA
Renungan Mingguan

BERPARTISIPASI DALAM TINDAKAN ALLAH MENCIPTA

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaApril 30, 2020No Comments22 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

OLEH: RM. YUDELFIANUS FON NENO, PR

Pastor Pembantu Paroki Santa Maria Fatima Betun

Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji, itulah akan menjadi makananmu.” (Kej 1, 29).

Seusai Allah menciptakan bumi dan segala isinya, Ia melihat bahwa semuanya baik adanya.

Di antara segala yang diciptakan, manusia adalah ciptaan yang paling istimewa. Manusia dilihat Allah sebagai yang sungguh amat berharga. Kepada manusia diberikan segalanya untuk dimanfaatkan, dipelihara dan dilestarikan.

“Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu”.

Allah menyediakan segalanya bagi manusia, tetapi segalanya tetap milik Allah. Allah memberikan kuasa kepada manusia, tetapi Allah tetap berkuasa untuk segalanya. Kuasa yang diberikan Allah melekat erat dengan kehendak bebas manusia. Allah mengaruniakan kehendak bebas kepada manusia, dan karena itu, Allah tidak dapat mencabut kebebasan manusia, karena mencabut kebebasan manusia berarti pertama-tama, Allah harus mencabut kembali kehendak bebas manusia, sementara hal itu tidak mungkin.

Manusia bebas, sejauh realisasinya tidak melenceng dari koridor kuasa yang diberikan Allah, yakni memanfaatkan, melestarikan dan memelihara. Manusia bebas berkuasa terhadap segalanya, tetapi bukan manusia bebas berbuat apa saja yang dikehendakinya. Eksploitasi alam, illegal logging, pemanasan global dan praktek porak poranda alam, segera dilihat sebagai penyelewengan terhadap garis-garis batas Allah. Dengan demikian, kebebasan manusia untuk bekerja, mengelola alam, hanya dapat dimengerti dalam tanggungjawab yang telah digariskan Allah kepadanya. Tanggung jawab merupakan perwujudan kehendak bebas manusia, untuk turut berpartisipasi dalam karya Allah. Tanggung jawab manusia untuk bekerja merupakan jembatan, yang menjadikannya layak berpartisipasi dalam tindakan Allah mencipta. Tanggung jawab manusia untuk bekerja merupakan perwujudan kehendak bebas manusia untuk mengabdi kepada Allah, Sang Penciptanya.

Sejak setelah Allah menciptakan, semuanya teratur dan indah. Secara partisipatif, manusia terpanggil, dan hanya dengan bekerja, ia memiliki sesuatu yang dapat menunjang hidup dan kesejahteraannya. Allah mencipta dan semua baik adanya. Manusia bekerja dan kesejahteraan dilayakkan baginya. Kesejahteraan manusia adalah karunia Allah, yang tergambar melalui kelimpahan Taman Eden sebelum manusia jatuh dalam dosa. Pasca kejatuhan manusia dalam dosa, kesejahteraan itu tetap ada, namun manusia perlu bekerja.

Allah telah berfirman, dan firman itu menunjukkan kekuasaanNya dalam kata dan tindakan: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji, itulah akan menjadi makananmu” (Kej 1, 29). ***

Diedit oleh Yosef Hello

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Serba-Serbi Memaknai Hari Panggilan

April 21, 2024

Peranan 4M dalam Mewujudkan Kerajaan Allah

October 7, 2023

BELAJAR BERMISI DARI KISAH BARTIMEUS

October 23, 2021

DARI KESUKSESAN MENUJU ARTI PENTING

October 9, 2021

Berbuat baik dan berkat Tuhan

September 25, 2021

MAU JADI TERBESAR JADILAH PELAYAN

September 18, 2021

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Paroki Manufui Gelar Animasi Tupoksi Pastoral bagi Pengurus Lingkungan dan KUB

May 18, 2026

Agen Pastoral Paroki Weoe Dalami Migrasi Prosedural untuk Lindungi Umat

May 15, 2026

Umat Paroki Manamas Terima Arca Hati Kudus Yesus dari Paroki Wini

May 14, 2026

Ratusan OMK Paroki Wini Ikuti Doa Taize di Hadapan Hati Kudus Yesus

May 14, 2026

Seminari Lalian Gelar Upacara dan Pentas Kreasi Peringati Hardiknas 20

May 14, 2026

SMAS Seminari Lalian Tamatkan 62 Peserta Didik Calon Imam

May 13, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?