Pater Vikjen Keuskupan Atambua

Lukas 7:6-7:”Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: “Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.”

Yesus masuń∑ Kapernaum di situ ada seorang perwira -kafir- yang hambanya sakit hampir mati. Mendengar Yesus ada di Kapernaum ia menyuruh orang meminta bantuan Yesus. Tahu akan permintaan itu, murid-murid memperkuat permohonan perwira itu dengan penjelasan bahwa dia baik karena biasa membantu dana pembangunan rumah ibadat. Yesus setuju pergi ke rumah perwira itu tapi saat dekat rumah ia minta agar Tuhan Yesus tidak usah masuk rumahnya karena dia tidak layak terima Yesus, cukup katakan sepatah kata saja hambanya akan sembuh. Imannya luar biasa terhadap kuasa Yesus. Ungkapan imannya itu yang kita pakai saat doa sebelum Komuni kudus. Apakah kita pun memiliki iman yang sama saat Komuni Kudus atau saat kita mempunyai masalah hidup?

Kita berdoa:” Tuhan Yesus aku percaya kepada-Mu. Sembuhkan aku. St. Yohanes Krisostomus karena kotbahmu yang bagus engkau diberi gelar “bermulut emas”. Engkau juga menjaga gereja Antiokhia di mana pertama kali pengikut Kristus disebut orang Kristen. Doakan kami selalu agar kami juga bermulut emas dalam mewartakan Yesus dan tekun melaksanakan Firman Tuhan dalam hidup kami penuh iman. Amin.”
Salam dan doa.

P. Vincentius Wun, SVD
Editor : Okto Klau

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here