Tradisi Malam Kreasi, menurutnya, telah menjadi bagian dari dinamika formasi di kelas X. Setiap angkatan yang melewati tahap ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memperkaya pengalaman kebersamaan.
Kegiatan serupa diharapkan terus dilaksanakan sebagai sarana pengembangan bakat, kreativitas, dan karakter para siswa di lingkungan Seminari Lalian.
Browsing: Berita Pendidikan
Sebagai bagian dari prosesi resmi, seluruh pengurus OSIS menandatangani berita acara pelantikan. Acara ditutup dengan sambutan Ketua OSIS terpilih, Stefanus Gerrard Tae Seran, doa penutup, dan sesi foto bersama. Secara keseluruhan, pelantikan OSIS berjalan lancar dan sukses.
Perayaan NATARU ini menjadi momentum refleksi, syukur, dan penguatan komitmen bersama untuk terus membangun SMAK Santa Filomena Mena sebagai rumah pendidikan yang beriman, berprestasi, dan berdaya saing.
Pada bagian akhir perayaan, Romo Zebedeus Nahas, Pr selaku Kepala Sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru dan murid atas partisipasi aktif dalam Ekaristi pembuka tahun ajaran. Ia menegaskan bahwa perayaan ini menjadi momentum awal untuk melangkah bersama sebagai lembaga pendidikan yang bersatu, beriman, dan berprestasi.
Rekoleksi Kategorial di Dekenat Mena ini menjadi momentum penting pembinaan iman bagi para pelajar lintas sekolah. Kehadiran langsung Uskup Atambua memberi penguatan rohani sekaligus motivasi moral agar generasi muda Katolik semakin bertumbuh sebagai pribadi beriman, setia, dan berkarakter di tengah tantangan zaman.
Dengan ditutupnya kegiatan ini, para peserta kembali ke daerah masing-masing membawa semangat baru untuk menghidupkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi, serta memperkokoh visi pendidikan Katolik yang humanis, ekologis, dan selaras dengan arah Gereja dan bangsa.
“Pembelajaran mendalam adalah kunci agar Kurikulum Berbasis Cinta tidak berhenti pada slogan, tetapi benar-benar membentuk keutuhan pribadi peserta didik,” ungkap Direktur. Ia mengajak seluruh penyusun buku SMAK untuk memastikan bahwa setiap bab, contoh kasus, dan aktivitas belajar memberi ruang bagi peserta didik untuk mengalami cinta sebagai nilai dasar iman Katolik, sekaligus mampu menghubungkannya dengan persoalan dunia nyata, termasuk persoalan ekologis dan sosial.
Ia menambahkan bahwa banyak kenyataan ilmiah tidak dapat dijelaskan hanya dengan pendekatan saintifik, melainkan membutuhkan bahasa agama. Sifat maskulinitas manusia yang cenderung mendominasi dan mengeksploitasi juga perlu dikoreksi melalui kerangka kasih. Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta adalah strategi penting untuk melindungi kelompok minoritas yang terpinggirkan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Rm. Darmin Mbula, OFM, Ketua Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Indonesia, serta Antonius Nahak dari Pusat Pembelajaran dan Kurikulum Dikdasmen. Kehadiran para tokoh ini menegaskan kuatnya kolaborasi lintas lembaga dalam menghasilkan buku ajar berkualitas bagi peserta didik SMAK di seluruh Indonesia.
Perayaan HUT RI di SMAN Fafinesu masih akan berlanjut pada Jumat (15/8/2025) dengan kegiatan gerak jalan antar kelas.
