Santo Yohanes Bosco. Sumber: katolisitas.org
Injil Markus hari ini mengisahkan tentang 2 tindakan Yesus yang menyampaikan keselamatan.
Pertama: Yesus menyembuhkan perempuan yang telah 12 tahun menderita pendarahan. Keluarga dan perempuan ini telah berusaha berobat dan menggunakan semua harta bendanya untuk mendapatkan kesembuhan. Namun keadaannya justru semakin memburuk.
Kedua: Yesus membangunkan anak perempuan Yairus, berumur 12 tahun yang telah mati.
Dua keajaiban ini mempunyai maksud yang sama yakni Yesus meneguhkan para pengikut-Nya sekaligus menjadi tantangan bagi dinamika hidup iman, kasih dan harapan kita.
Pada hitungan awal tahun 2023 ini, di tengah situasi kehidupan yang tak terduga, yang kadang di luar perhitungan dan rencana kita, apakah keutamaan-keutamaan rohani masih menjadi acuan kegiatan harian kita sebagai umat Kristiani?
Mari kita tanamkan dan teguhkan dalam diri kita. Kita dapat saja mengatakan mustahil. Namun tidak demikian bagi Yesus yang memiliki kuasa untuk membuat segala sesuatunya mungkin.
Kisah Injil Markus hari ini menjadi pembuktian. Penyakit perempuan tadi akhirnya sembuh dan anak Yairus dibangkitkan kembali dari kematian.
Tuhan Yesus punya kuasa yang tak terbatas. Maka bagi orang yang percaya tidak ada jalan buntu, tidak ada putus harapan. Akan selalu ada jalan, akan selalu ada harapan, walau seberat apa pun yang sedang kita hadapi. Dalam Yesus ada harapan.
Hari ini Gereja memperingati Santo Yohanes Don Bosko, Imam. Ia lahir pada 15 Agustus 1815 di Becchi, sebuah desa dekat kota Torino, Italia. Ia mengikuti pendidikan di Seminari Chieri dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1841. Karyanya sebagai imam diabdikan seluruhnya kepada pendidikan kaum muda. Ia mebuka sebuah perkumpulan untuk menampung anak-anak muda yang terlantar, buta huruf dan miskin. Dengan penuh kesabaran pengertian dan kasih sayang, ia mendidik mereka hingga menjadi manusia yang baik dan bertanggung jawab.
Bosko mendirikan sebuah tarekat religius untuk para imam dan bruder, yang dinamakan Kongregasi Salesian juga Putri-Putri Maria yang mengabdikan diri dalam bidang pendidikan kaum putri. Bosko mendirikan banyak perkumpulan dan sekolah. Ia dikenal sebagai perintis penerbitan Katolik dan rajin menulis buku-buku dan pamflet. Ia tampil sebagai seorang imam yang saleh, penuh disiplin dan rajin berdoa. Ia menjadi seorang Bapa Pengakuan yang terpercaya di kalangan kaum muda remaja.
Tuhan Yesus, teguhkanlah niat hati kami untuk tetap setia berbakti kepada-Mu, Jalan, Kebenaran dan Hidup. Santo Yohanes Don Bosko, doakanlah kami. Amin.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Selamat mengakhiri bulan Januari 2023 dengan sukacita. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa
Romo Eman Kiik Mau, Pr
