Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih
  • Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut
  • Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua
  • Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38
  • Kristus Tanda Keselamatan
  • TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.
  • Undangan Terbuka
  • Kebahagiaan Sejati: Lebih Dari Sekedar Hubungan Darah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Dipanggil Menuju Kekudusan
Renungan Harian

Dipanggil Menuju Kekudusan

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaAugust 27, 2021Updated:August 28, 2021No Comments27 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bacaan I: 1Tes 4:1-8
Mazmur Tanggapan: Mzm 97:1-2b.5-6.10-12
Bait Pengantar Injil: Luk 21:36
Bacaan Injil: Mat 25:1-13



Semua orang Kristiani dipanggil untuk hidup dalam kekudusan. Paulus dalam bacaan pertama menegaskan hal tersebut: “Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.” (1Tes 4:7).

Kekudusan sesungguhnya mengalir dari Allah. Maka, jalan menuju kekudusan adalah mentaati kehendak-Nya.

Namun, kehendak Allah atau kehendak Roh seringkali berseberangan dengan keinginan daging. Keinginan daging yang tak terkendali dapat menjerumuskan kita pada jurang malapetaka. Untuk itu keinginan daging mesti dikendalikan dan dikuasai oleh keinginan Roh. Dengan kata lain, tubuh yang telah diciptakan dengan sangat baik oleh Allah harus diarahkan dan dituntun oleh Roh agar tidak menuju kehancuran.

Salah satu latihan rohani agar hidup kita sesuai dengan kehendak Roh adalah mati raga. Mati raga berarti berusaha menguasai diri sehingga tidak lekat dengan keinginan daging atau hawa nafsu. Mati raga membantu kita untuk selalu mengutamakan kehendak Allah ketimbang keinginan pribadi.

Dalam bacaan Injil, Yesus mengisahkan tentang lima gadis bijaksana dan lima gadis bodoh yang sedang menanti mempelai laki-laki. Gadis-gadis bodoh digambarkan sebagai gadis yang malas membawa buli-buli minyak cadangan. Gadis bodoh menunjukkan sikap tidak waspada. Sedangkan gadis bijaksana menjadi karakteristik orang yang selalu waspada dan mati raga. Gadis bijaksana bisa mengikuti perjamuan nikah karena mampu mengatasi kemalasan. Mereka tidak enggan menyiapkan dan membawa minyak cadangan sekiranya diperlukan.

Orang yang bermatiraga itu bijak karena mengikuti Roh. Orang yang senantiasa berjuang untuk melakukan kebaikan-kebaikan yang mengalir dari Allah. Sehingga mereka selalu siap menyongsong kesempatan untuk menjadi baik dan Kudus.

Marilah berjuang untuk hidup dalam semangat kekudusan dengan selalu menuruti gerakan Roh. Kita juga belajar untuk setia bermatiraga agar mampu mengarahkan hidup pada hal-hal yang mulia sebagai bekal untuk turut serta dalam perjamuan nikah abadi.

Tuhan memberkati dan Ave Maria!
Romo Frans Katino, Pr
Editor: Okto Klau

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 13, 2026

Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026

Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua

October 12, 2026

Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38

October 12, 2026

Kristus Tanda Keselamatan

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026

TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.

October 11, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?