Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart
  • Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar
  • Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026
  • Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan
  • Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif
  • Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Hati-hati dengan Hati
Renungan Harian

Hati-hati dengan Hati

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJanuary 12, 2023No Comments29 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Hati-hati dengan Hati. Sumber: Islampos.com


Yang diingat dari orang baik ialah apa perbuatannya. Yang diingat dari orang jahat ialah siapa pelakunya.

Perkataan ini menunjukkan perbedaan antara orang baik dan orang jahat. Apa yang dilakukan menentukan bagaimana kita dikenal atau diingat orang. Bila kita berbuat baik orang cenderung menunjuk kebaikan yang dibuat. Sebaliknya, bila kita berbuat jahat, orang kurang memperhatikan perbuatannya, melainkan siapa yang melakukan kejahatanlah yang diperhatikan.

Penulis Surat Ibrani hari ini mengingatkan kita agar tidak memiliki hati yang tegar dan jahat. Hal itu terjadi bila orang menjauh dari Allah dan termakan tipu daya dosa. Tegar hari artinya hatinya keras, kering dan tidak peka terhadap situasi sekitar dan penderitaan orang lain. Dampaknya orang fokus hanya pada kepentingan pribadi dan mudah terjerumus dalam dosa.

Injil Markus hari ini mengisahkan tentang Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta. Tindakan Yesus berawal dari Hati-Nya yang berbelas kasih dan tulus. Orang yang hatinya berbelas kasih dapat dengan mudah merasakan penderitaan orang lain dan tergerak hatinya untuk membantu. Begitu pula dengan hati yang tulus dicirikan dengan melakukan perbuatan baik tanpa maksud lain, tanpa cari keuntungan atau minta balasan. Itulah yang dilakukan oleh Yesus. Setelah menyembuhkan si kusta, Yesus minta agar tidak mengatakan kepada orang lain. Hati yang tulus buat orang mampu berbuat baik demi kebaikan orang lain, tanpa embel-embel.

Marilah kita miliki hati yang berbelas kasih dan tulus. Caranya ialah dengan terbiasa mendengarkan suara hati kita. Bila hati kita mendorong untuk berbuat baik, buatlah itu dengan spontan. Jangan biarkan ketulusan hati terkontaminasi dengan banyak pertimbangan yang pada akhirnya buat kita tidak buat apa-apa. Kualitas hati itu selalu tampak dalam perbuatan.

“Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.” (Luk. 6:45).

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart

June 21, 2026

Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar

June 18, 2026

Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026

June 12, 2026

Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan

June 7, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?