Sumber gambar : Cintamobil.com
Lukas 13:24: “Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.”
Yesus mengingatkan kita bahwa jalan ke surga memiliki ukurannya sendiri. Ukuran yang ditentukan oleh Allah bukan dengan ukuran duniawi. Karena itu banyak orang tidak lulus karena tidak mau menyesuaikan dirinya dengan ukuran Allah tapi mengikuti ukuran duniawi. Apa itu ukuran Allah: hatimu, kasihmu, kemurahan hatimu, karaktermu yang baik bagi sesama yang sejauh mana sudah diwujudkan dalam hidup. Di dunia pendidikan orang tua yang baik menetapkan jalan yang sempit di mana anak harus belajar bertumbuh dan mengembangkan bakat agar dapat membangun kemandiriannya. Tanpa jalan yang sempit dengan ukuran Allah anak-anak tidak dapat bertumbuh manjadi warga yang dibanggakan.
Apakah dalam hidup kita dan keluarga kita jalan sempit menurut ukuran Tuhan kita ikuti? Ataukah membiarkan anak-anak bergerak sesukanya tanpa aturan dan tanpa menghayati nilai-nilai luhur?
Kita berdoa: “Tuhan Yesus bantulah kami agar dalam hidup kami nilai-nilai rohanilah yang menjadi pedoman hidup kami walaupun terasa berat namun membahagiakan kami. Amin.
Salam dan doa.
P. Vincentius Wun, SVD
**Editor : Okto Klau
Trending
- Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih
- Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut
- Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua
- Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38
- Kristus Tanda Keselamatan
- TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.
- Undangan Terbuka
- Kebahagiaan Sejati: Lebih Dari Sekedar Hubungan Darah
