
Sumber Inspirasi: Ubay.web.id
Sebelum menyambut Tubuh Kristus dalam perayaan Ekaristi, kita bisa memanjatkan sebuah doa yang pendek, namun indah, “Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja maka saya akan sembuh “
Doa ini terinspirasi perkataan seorang perwira pasukan Romawi kepada Yesus yang muncul dalam Injil Matius pada hari ini.
Perwira itu orang asing. Ia memiliki seorang hamba yang sangat menderita karena sakit lumpuh. Percaya bahwa Yesus bisa memulihkan hambanya, sang perwira mendatangi Yesus di Kapernaum untuk memohon kesembuhan baginya.
Menanggapi permohonan itu, Yesus pun langsung menyatakan kesediaan-Nya. Ia pergi ke rumah sang perwira untuk menyembuhkan hambanya yang sakit itu.
Apa yang ditunjukkan seorang perwira di Kapernaum menampilkan kerendahan hati dan iman yang teguh. Ia memohon kesembuhan bagi hambanya. Hamba yang bagi sebagian besar orang pada masa itu, tidaklah terlalu berharga, sehingga kematian seorang hamba tidaklah berarti bagi seorang tuan. Namun kepedulian dan kecintaannya kepada hambanya membuat ia rela berdesak-desakan dan memohon kepada Yesus untuk menyembuhkan hambanya
Ketika Yesus hendak ke rumahnya, perwira itu merasa tak layak dan pantas seorang yang Agung dan Mulia itu datang ke rumahnya. Namun, karena imannya itulah, ia memperoleh apa yang diinginkannya.
Perkataan sang perwira kini kita panjatkan sebagai sebuah doa.
Marilah kita bedoa dengan iman akan kuasa Tuhan. Tuhan pasti menyapa, memberkati dan menyembuhkan kita.
Percayalah akan kuasa Tuhan. Persembahkanlah segala kelemahan kita kepada-Nya. Tuhan akan bersabda dan kita pun akan sembuh.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau Pr
