Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi
  • Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu
  • Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan
  • Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena
  • Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam
  • 62 Siswa Kelas XII Seminari Lalian Ikuti Ujian Sekolah
  • Seminari Lalian Perluas Kerja Sama Mading Bahasa Inggris dengan Tiga Sekolah di Atambua
  • Aksi Panggilan di Mena, Siswa Seminari Tampil Memukau di Malam Kreasi
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Mampukah Kita Masuk Dalam Derita Yesus Seperti Bunda Maria?
Renungan Harian

Mampukah Kita Masuk Dalam Derita Yesus Seperti Bunda Maria?

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 15, 2021No Comments12 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Pater Vikjen Keuskupan Atambua

Yohanes 19:26-27:”Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.”

Setelah kita rayakan pesta Salib Suci, hari ini kita menghormati seseorang yang sangat dekat dengan Yesus dalam penderitaan-Nya. Maria sebagai seorang ibu merasakan penderitaan yang sangat memilukan saat menyaksikan darah dagingnya mati di salib. Ia turut merasakan derita Puteranya dalam dirinya. Paus Benediktus XVI mengatakan:”kita merenungkan Maria yang turut merasakan kasih Puteranya bagi pendosa. Sebagaimana St. Bernardus serukan, ibu Kristus masuk dalam derita Puteranya lewat rasa kasihnya.”Maria tidak mengeluh dan melawan para serdadu yang menganiaya Puteranya. Ia turut mengambil bagian di dalam iman Puteranya bahwa tindakan kekerasan tidak akan berakhir, bahwa bagaimanapun juga Allah akan membalas kebaikan berlipat ganda dari penderitaan itu, bahwa Allah menyelamatkan dunia lewat penderitaan itu. Maria memiliki iman yang kokoh tapi tidak berarti dia tidak menderita dan berduka.

Kita dipanggil seperti Maria untuk menyatukan derita pribadi kita pada Salib Yesus dan dalam cara itu kita mengambil bagian dalam Tubuh-Nya demi keselamatan dunia. Mampukah kita turut mengambil bagian dalam derita Yesus seperti ibu Maria hingga sampai ke kaki salib Yesus? Ataukah hidup kita hanya penuh dengan keluhan dan caci maki? Kita berdoa:”Yesus kekasihku, ibu-Mu turut ambil bagian dalam karya-Mu untuk menyelamatkan dunia ini. Segala penderitaan yang disatukan dengan Salib-Mu, menjadi sumber selamat bagi dunia. Beri kami iman untuk percaya akan kebenaran itu sehingga segala derita kami yang kami satukan dengan derita-Mu akan menjadi berkat bagi keluarga dan sesama kami. Amin.”
Salam dan doa.
P. Vincentius Wun, SVD
Editor : Okto Klau

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi

April 29, 2026

Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu

April 28, 2026

Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam

April 27, 2026

62 Siswa Kelas XII Seminari Lalian Ikuti Ujian Sekolah

April 27, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?