
Bacaan I: Ezr 1:1-6
Mazmur Tanggapan: Mzm 126:1-2ab.2cd-3.4-5.6
Bait Pengantar Injil: Mat 5:16
Bacaan Injil: Luk 8:16-18
Menjadi orang Kristiani berarti siap diutus untuk menjadi saksi-saksi kebenaran dan cinta kasih. Kita diutus menjadi pembawa pencerahan di tengah kegelapan. Kita diutus untuk memberi kenyamanan dan kedamaian di tengah ketakutan dan kecemasan.
Dalam Injil hari ini, Yesus menegaskan untuk menjadi pelita yang bernyala. Kita diajak untuk menjadi terang yang memancarkan cahaya kasih. Cahaya yang mengalir dari Allah Bapa. “Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.”(Luk 8:16).
Yesus Kristus telah memberi teladan bagi kita untuk memancarkan terang. Dia sungguh hidup dalam kasih Bapa-Nya. Dia sungguh memancarkan kemurahan hati dan belas kasih. Dia memancarkan pengampunan dan pengorbanan. Seluruh perkataan dan perbuatan-Nya telah menjadi pancaran cinta kasih yang dinyatakan bagi banyak orang.
Semoga kita senantiasa menimba aliran kasih Allah. Kita bertekun untuk mendengar Sabda-Nya. Sehingga dengan demikian, kita pun dipenuhi dengan kasih Allah dan memancarkannya bagi sesama.
Tuhan memberkati dan Ave Maria!
Rm. Frans Katino, Pr
**Dapat dibaca juga pada Blog Romo Frans Katino:https://myoasissabda.blogspot.com/2021/09/memancarkan-terang-kasih.html?m=1
Editor : Okto Klau
Trending
- Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih
- Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut
- Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua
- Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38
- Kristus Tanda Keselamatan
- TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.
- Undangan Terbuka
- Kebahagiaan Sejati: Lebih Dari Sekedar Hubungan Darah
