Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi
  • Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu
  • Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan
  • Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena
  • Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam
  • 62 Siswa Kelas XII Seminari Lalian Ikuti Ujian Sekolah
  • Seminari Lalian Perluas Kerja Sama Mading Bahasa Inggris dengan Tiga Sekolah di Atambua
  • Aksi Panggilan di Mena, Siswa Seminari Tampil Memukau di Malam Kreasi
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»MENGAMPUNI: INDAH DI MATA ALLAH
Renungan Harian

MENGAMPUNI: INDAH DI MATA ALLAH

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 16, 2021Updated:September 16, 2021No Comments16 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

                           Oleh Sr. Klarentin, FSGM

Saudara/i sahabat Tuhan Yang terkasih,
“Setiap orang suci memiliki masa lalu dan setiap orang berdosa memiliki masa depan”, begitu kata-kata orang bijak yang rendah hati. Ungkapan ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia tidak ditentutakan oleh satu, dua atau tiga perbuatan salah. Kesalahan besar dapat menjadi awal dari pertobatan yang sungguh dari perubahan yang luar biasa. Injil hari ini bercerita tentang teladan dan pengajaran Yesus sehubungan dengan orang berdosa. Diceritakan bahwa ada seorang wanita yang terkenal sebagai orang berdosa. Dia datang dan menemui Yesus yang sedang menghadiri undangan makan seorang Farisi. Saat bertemu Yesus, perempuan berdosa ini membasahi kaki Yesus dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya. Ia mencium kaki Yesus dan meminyakinya dengan minyak wangi. Menurut Yesus, tindakan ini adalah tindakan kasih dan ungkapan iman. Tindakan kasih dan ungkapan iman ini adalah tindakan pertobatan.

Saudara/i sahabat Tuhan Yang terkasih,
Tak jarang dalam hidup ini, kita bertindak seperti orang Farisi yang mengundang Yesus: memberi cap kepada orang lain sebagai orang berdosa. Kita memenjarakan orang itu dalam dosanya. Kita menyimpulkan bahwa tidak ada lagi masa depan yang baik untuknya. Hari ini, Yesus menunjukkan kepada kita, sebuah teladan dan pengajaran yang luar biasa. Setiap orang dapat menjadi seperti wanita berdosa itu. Karena tidak ada seorang pun yang sempurna. Tuhan tidak memasung orang berdosa tetapi membebaskan dan justru mengutusnya.

Saudara/i sahabat Tuhan Yang terkasih,
Pada akhir kisah, Yesus dengan jelas mengatakan “ imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat”. Perempuan itu tidak mengatakan bahwa “aku menyesal atas dosa-dosaku”, namun ia menunjukkan dengan perbuatan bagaimana ia sebenarnya sangat rindu bebas dari dosa. Seperti analogi orang yang dibebaskan dari hutang, Allah Yang Maharahim mengampuni dan menerima kembali mereka yang telah berdosa. Seorang yang berhutang dibebaskan dari hutangnya. Artinya Tuhan tidak memperhitungkan dosa manusia.

Saudara/i sahabat Tuhan Yang terkasih,
Bagi kita, seringkali keberdosaan yang kita alami adalah kehendak untuk mengasihi Allah dengan lebih sungguh yang mana tidak mampu kita wujudkan. Ada kerinduan mendalam dari kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Namun persis bersamaan dengan itu juga, ada kelemahan manusiawi yang justru membuat kita berbuat kebalikannya. Kehendak untuk semakin dekat dengan Tuhan, namun gagal, itulah yang membuat kita merasa berdosa.
“Jika terdapat pelanggaran, hendaklah kita saling menegur dengan sabar dan cinta kasih, serta bergaul dengan ramah. Kita berusaha secepat mungkin memulihkan kesalahan agar dapat hidup dengan gembira lagi dalam persekutuan orang beriman, baik dalam keluarga, komunitas, tempat kerja dan dimana saja kita hidup”. Demikian Muder Anselma Bop pendiri Kongregasi Suster-Suster FSGM menghayati hidup dalam persaudaraan dan kesaksian iman di tengah-tengah umat. Menciptakan hidup damai dan sukacita meski merasa diri lemah dan tak berdaya. Kasih penuh kerahiman membawa orang semakin memiliki hidup yang berarti, bermakna dan berharga di mata Tuhan dan sesama.

Saudara/i sahabat Tuhan Yang terkasih,
Saat ini, kita berada dalam Bulan Kitab Suci Nasional. Selama bulan ini, kita sekalian diajak untuk lebih banyak meluangkan waktu untuk membuka, membaca, merenungkan serta mewartakan sabda Tuhan kepada setiap orang yang kita jumpai bersama Yesus yang adalah sahabat seperjalanan kita. Ajakan Yesus hari ini yang patut kita refleksikan adalah: dalam kehidupan setiap hari, terkadang kita sudah merasa puas karena membandingkan diri dengan orang lain. Kita menjadi tenang karena melihat orang lain jauh lebih buruk dari diri sendiri. Padahal, ciri orang yang percaya seharusnya seperti perempuan berdosa yang menyadari keberdosaannya dan membutuhkan anugerah dari Allah. Allah akan menyadarkan betapa kita adalah manusia berdosa dan membutuhkan pengampunan. Mari kita semakin menyadari, bahwa dalam segala situasi hidup kita, Tuhan tidak pernah meninggalkan yang lemah dan tak berdaya. Marilah kita mohon Rahmat dari Tuhan agar hidup kita menjadi hidup yang penuh berkat, sehingga kita tetap berani dan mampu datang kepada Tuhan untuk memohon pengampunan, dan janganlah takut karena Yesus adalah sahabat Seperjalanan kita. Semoga kehadiran kita tidak menjadi penghalang bagi mereka yang hendak datang kepada Tuhan. Semoga Tuhan memberkati. Amin.

**Renungan live dapat dilihat pada https://www.youtube.com/watch?v=VtVoLWjDPgI

***Editor : Okto Klau

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi

April 29, 2026

Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu

April 28, 2026

Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam

April 27, 2026

62 Siswa Kelas XII Seminari Lalian Ikuti Ujian Sekolah

April 27, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?