Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pelantikan OSIS Seminari Lalian Periode Genap 2025/2026 Berlangsung Khidmat
  • Mengukur dan Mengedukasi Partisipasi OMK dalam Kegiatan Gereja Berdasarkan Barometer Komitmen, Konsistensi, dan Konsekuen
  • CUKS Keuskupan Atambua Kantor Cabang Seon Selenggarakan Pra RAT Tahun Buku 2025
  • KC Pantura CUKS Keuskupan Atambua Gelar Lokakarya Pra RAT Tahun Buku 2025
  • Komisi-Komisi Gelar Rakor Pastoral bersama Uskup Atambua
  • Mencermati Asumsi dan Mengkritisi Prasangka: Strategi Membina Dialog Terbuka
  • Kecakapan Discernment Imamat di Tengah Viralitas dan Popularitas Publikasi Media Sosial
  • Komunitas SMAK Santa Filomena Rayakan NATARU Bersama, Ini Ajakan Kepala SMAK
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Mewartakan Kasih Allah
Renungan Harian

Mewartakan Kasih Allah

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 22, 2021No Comments23 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bacaan I: Kid 3:1-4a
Mazmur Tanggapan: Mzm 63:2.3-4.5-6.8-9
Bacaan Injil: Yoh 20:1.11-18

Kedekatan dengan sosok yang dicintai sering kali menumbuhkan kerinduan untuk selalu bersama. Apalagi ketika yang dicintai pergi tak kunjung pulang. Rasa rindu pun seakan makin menyesakkan dada.

Lukisan indah tentang kerinduan dan keinginan untuk selalu bersama terdapat dalam Kidung Agung. “Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia. Aku hendak bangun dan berkeliling di kota; di jalan-jalan dan di lapangan-lapangan kucari dia, jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia. Aku ditemui peronda-peronda kota. ‘Apakah kamu melihat jantung hatiku?’ Baru saja aku meninggalkan mereka, kutemui jantung hatiku; kupegang dan tak kulepaskan dia, sampai kubawa dia ke rumah ibuku, ke kamar orang yang melahirkan aku. (Kid 3:1-4).

Maria Magdalena adalah sosok wanita yang memiliki kedekatan dengan Yesus. Dia sungguh mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati. Dia sangat memperhatikan-Nya, baik ketika Ia masih hidup maupun sesudah wafat.

Cinta dan perhatian Maria Magdalena itu membuahkan anugerah istimewa. Dialah yang pertama kali mendapati makam kosong. Dia pula yang mendapat anugerah penampakan pertama kali.

Dalam penampakan itu, Yesus meminta agar Maria Magdalena mengarahkan cinta kasihnya ke kesaksian kepada murid-murid yang lain. “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.” (Yoh 20:17).

Hal itu sesungguhnya menegaskan bahwa kedekatan dengan Yesus secara personal mesti diarahkan dalam cinta kepada sesama. Kita mesti mengalirkan cinta kepada semua orang sebagai bentuk kesaksian. Kita menebarkan kebaikan sebagai perwujudan cinta kepada Yesus. Kita mewartakan kasih Allah. Iman sejatinya tidak tertutup. Iman harus mengarah kepada banyak orang lain dalam tindakan nyata.

Marilah belajar dari iman Maria Magdalena. Bangunkanlah kedekatan secara personal dengan Yesus. Jalinlah relasi intim dengan-Nya. Pupuklah selalu kerinduan pada-Nya. Sehingga hati dan jiwa kita bersatu dan bertumbuh dalam kerinduan untuk selalu dekat dengan-Nya.

Kita juga mesti menyadari bahwa kasih kepada Yesus harus diwarnai dengan keakraban dan kasih kepada sesama dan dunia. Kita mewartakan persekutuan kasih kepada sesama dan memberi kesaksian iman itu dengan perbuatan-perbuatan baik.

Sekecil apapun tindakan baik pasti akan memancarkan kasih Allah.

Tuhan memberkati dan Ave Maria!

Rm. Frans katino, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Pelantikan OSIS Seminari Lalian Periode Genap 2025/2026 Berlangsung Khidmat

February 11, 2026

Mengukur dan Mengedukasi Partisipasi OMK dalam Kegiatan Gereja Berdasarkan Barometer Komitmen, Konsistensi, dan Konsekuen

February 7, 2026

CUKS Keuskupan Atambua Kantor Cabang Seon Selenggarakan Pra RAT Tahun Buku 2025

February 6, 2026

KC Pantura CUKS Keuskupan Atambua Gelar Lokakarya Pra RAT Tahun Buku 2025

February 6, 2026

Komisi-Komisi Gelar Rakor Pastoral bersama Uskup Atambua

February 5, 2026

Mencermati Asumsi dan Mengkritisi Prasangka: Strategi Membina Dialog Terbuka

January 28, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?