Ilustrasi selumbar di mata sesama dan balok di mata sendiri. Sumber: pngdownload.id


Lukas 6:42: “Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

Kita sering suka menasihati orang karena itu kiranya nasihat kita sungguh memiliki kekuatan moral. Kita tidak bisa memberi apa yang tidak kita miliki. Jika kita ingin mengoreksi orang lain hendaklah kita yakin bahwa kita tidak tersangkut dalam apa yang kita nasihatkan.

Jika apa yang kita nasihatkan, kita sendiri melakukannya maka Yesus katakan kita seperti orang buta menuntun orang buta atau seperti orang yang ingin mengeluarkan selumbar dari dalam mata sesama tapi balok di mata sendiri tidak disadarinya.

Yesus menghendaki agar kita jujur dan adil. Jika kita membantu orang dengan niat buruk orang akan mengetahuinya. Kemurnian motivasi dan ketulusan hati kita jadi ukuran setiap tindakan kita.

Mari kita memeriksa diri kita sebelum kita menasihati sesama kita. Juga apakah kita dalam membantu sesama bantuan itu dilakukan dengan niat yang baik?

Kita berdoa: “Tuhan Yesus semoga kami sadari kekurangan kami dan memperbaikinya sebelum memberikan nasihat pada sesama kami. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here