
Sumber gambar: katekese.com
Markus 8:23:”Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: “Sudahkah kaulihat sesuatu?”
Cerita mukjizat penyembuhan orang buta hari ini mirip cerita terdahulu saat Yesus menyembuh orang yang bisu dan tuli.
Ada sarana yang dipakai. Yesus menunjukkan kepada kita sarana yang kita gunakan dalam pelayanan sakramen dalam Gereja.
Hari ini ada tahap penyembuhan orang buta yang dijamah Yesus. Pertama ia melihat samar-samar kemudian menjadi terang penglihatannya. Hal ini menggambarkan pertumbuhan iman murid-murid dan kita semua.
Pertama iman kita masih dangkal dari peristiwa ke peristiwa kita bertumbuh iman kita jadi dewasa. Ini butuh keterbukaan kita pada Roh Kudus yang memberi kita kebijaksanaan dan pengetahuan untuk menangkap pesan Tuhan dalam hidup kita.
Mari kita berusaha bertumbuh dalam iman mula-mula tentu masih kabur tapi oleh Roh Kudus kita makin bertumbuh jadi dewasa.
Kita berdoa:” Tuhan Yesus bantulah kami dengan Roh Kudus agar kami boleh bertumbuh dalam iman lewat aneka peristiwa hidup kami. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD
