Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»RENUNGAN HARI INI: HENTIKAN SIFAT TUDUH MENUDUH!
Renungan Harian

RENUNGAN HARI INI: HENTIKAN SIFAT TUDUH MENUDUH!

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaMarch 22, 2021No Comments909 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Senin Prapaskah V, 22 Maret 2021

Bacaan: Yoh 8: 1-11

Injil Yohanes bab 8 ayat 3 sampai 4, bunyinya: “Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah, lalu berkata kepada Yesus: “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah”.

Sering dalam hidup kita bersama, baik di rumah tangga kita maupun dalam hidup bertetangga dan bermasyarakat, kita sering lebih suka menuduh, mempersalahkan dan menghukum sesama kita tanpa ada sikap mengampuni, sikap penuh simpati terhadap yang bersalah, bahkan lebih banyak sikap menghukum orang lain dengan mengecamnya. Seperti yang dilakukan kaum Farisi terhadap perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Sikap mereka semata-mata hanya mempersalahkan menurut hukum dan bahwa dia harus dirajam hingga mati.

Dalam menghadapi mereka ternyata lain sikap Yesus. Ia tahu bahwa mereka yang menuduh dan mempersalahkan itu dosanya malah lebih besar dari perempuan yang tertangkap basah itu, maka Yesus menyuruh mereka: “Siapa yang tidak berdosa hendaknya ia yang pertama melempari perempuan ini”. Ternyata tidak ada yang berani dan satu per satu pergi meninggalkan Yesus dan perempuan itu.

Mari dalam hidup keluarga dan bertetangga kita hentikan sifat tuduh menuduh, mempersalahkan sesama dan diganti dengan sikap mengampuni, sikap penuh simpatik dalam menghadapi masalah seperti yang dilakukan Yesus, sehingga orang yang bersalah menyadari dosanya dan dapat bertobat.

Tindakan kekerasan, tuduhan yang berlebihan tanpa kasih sayang dan pengampunan hanya akan menciptakan situasi tegang dan tidak memberikan kenyamanan kepada seluruh anggota rumah kita. Kita berdoa, “Tuhan Yesus ajarilah aku agar setiap kata yang saya ungkapkan kepada sesama hendaknya penuh kasih dan pengampunan”. Amin.

P. Vincentius Wun, SVD : Vikjen Keuskupan Atambua

 

Diedit oleh Yosef Hello (Admin)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?