St. Martinus dari Tours
Lukas 17:24: “Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya.”
Yesus menjanjikan bahwa kedatangan-Nya akan bagaikan kilat. Karena itu kalau ada orang yang menyatakan dunia akan segera kiamat janganlah mengiraukannya karena dia itu nabi palsu.Tugas kita selama Tuhan masih memberi kesempatan untuk hidup di dunia ini ada dua tugas: mencintai Tuhan dan mencintai sesama kita ( Mat. 22: 39-40). Kepada kita sudah diajarkan bagaimana mencintai Tuhan dan sesama kita. Wujudkan itu dalam tingkah laku kita. Jangan sekali-kali Anda dipengaruhi oleh pendapat-pendapat sesat yang disiarkan lewat media sosial sampai iman Anda goyah dan mulai acuh terhadap dua tugas tersebut. Peganglah apa yang sudah kita imani dan jalankan dengan setia dan tekun. Seperti St. Martinus yang kita rayakan pestanya hari ini, ia menjadi teladan pencinta Tuhan dan orang miskin. Sebelum dibaptis, sebagai tentara Roma dalam suatu perjalanannya di musim dingin, ia bertemu seorang miskin yang kedinginan. Dengan pedangnya ia membagi sebagian pakaian pelindungnya kepada pengemis yang miskin itu. Malamnya ia bermimpi bertemu Yesus dan Yesus mengaatakan kepadanya: “Seorang yang belum dibaptis membantu-Ku membebaskan Aku saat Aku kedinginan.”
Martinus tentara yang meninggalkan tugasnya sebagai tentara dan menjadi biarawan dan uskup. Hari ini hari bagi para tentara. Semoga tentara kita dilindungi Tuhan. Hari ini hari ke-11 dari bulan yang ke-11 dan pada jam jam 11 tahun 1918, di mana kita mengenang akhir perang dunia. Semoga para tentara selalu dilindungi Tuhan.
Kita berdoa: “Tuhan Yesus kami siap menyambut-Mu kapan saja Engkau datang. St. Martinus doakan kami agar kami selalu memiliki cinta pada-Mu dan kepada yang miskin dan yang menderita. Amin.” Salam dan doa.
P. Vincentius Wun, SVD
