Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Tanah Subur Hasil Berlipat Ganda
Renungan Harian

Tanah Subur Hasil Berlipat Ganda

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 21, 2021No Comments20 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bacaan I: Kel 16:1-5.9-15
Mazmur Tanggapan: Mzm 78:18-19.23-24.25-26.27-28
Bacaan Injil: Mat 13:1-9


Allah senantiasa berkarya dalam hidup kita. Rahmat-Nya senantiasa dicurahkan. Namun, apakah semuanya itu telah bertumbuh dan menghasilkan buah?

Dalam Injil hari ini, kita diajak untuk merenungkan sebuah perumpamaan tentang seorang penabur. Ia menaburkan benih yang sama namun jatuh di lahan yang berbeda-beda. Maka hasilnya pun berbeda pula.

Ada benih yang jatuh di pinggir jalan. Ada yang jatuh di tanah berbatu. Ada yang jatuh di semak duri dan ada pula yang jatuh di lahan yang subur.

Ketiga lahan pertama tidak menghasilkan buah sama sekali. Sedangkan lahan terakhir bertumbuh dan berbuah banyak.

Perumpamaan itu sesungguhnya bertujuan bukan hanya agar misteri Kerajaan Allah menjadi jelas, melainkan juga agar misteri itu menantang bagi para pendengarnya untuk menyadari karya Allah yang mengagumkan dalam hidup ini.

Perumpamaan itu juga hendak membuka mata, hati dan budi kita akan realitas hidup yang kadang di satu sisi terasa suram. Kita disadarkan bahwa dalam beriman, kita akan dihadapkan pada pelbagai kejahatan yang dapat menggerus iman itu.

Saat hidup terasa suram, apalagi berada dalam kuasa kegelapan, benih-benih Sabda tidak bertumbuh dan berkembang dengan baik. Bahkan, bisa jadi benih itu mati!

Saat jiwa terasa gersang karena aneka persoalan dan semakin jauh dari Tuhan maka benih-benih Sabda pun tidak akan bertumbuh dengan subur. Kita cenderung tidak memedulikannya lagi dan hanya sibuk dengan hal-hal manusiawi belaka.

Yesus menghendaki agar kita berjuang untuk terus mengolah dan menyuburkan lahan tempat benih Sabda itu tumbuh. Kita mesti menjadikan hidup kita tempat bertumbuhnya Sabda yang menghasilkan buah berlipat ganda.

Kita harus terus mengasah dan menjernihkan hati serta budi di hadapan Tuhan. Kita memupuk semangat doa dan perbuatan-perbuatan baik.

Kita juga harus membangun semangat kerendahan hati dan kesiapsediaan untuk selalu mendengar dan merenungkan Sabda Allah. Dengan demikian, lahan persemian benih Sabda semakin subur!

“Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.” (Mat 13:8).

Tuhan memberkati dan Ave Maria!


Rm. Frans Katino, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?