
St. Benediktus, Pendiri Ordo Benediktin. pt.br.facebook.com
Dalam cinta sejati, lawan terbesar bukanlah orang lain, tetapi diri sendiri. Pedang adalah simbol perang. Maka, kalahkanlah dirimu sendiri dari apa yang bukan cinta, maka kita akan memenangkan Yesus di atas segalanya. Kemudian siapa dan apa saja yang bukan prioritas, baik itu orang maupun barang, akan lebih mudah kita kalahkan.
Dalam hal ini, hidup bukan menambahkan melainkan mengurangi, karena Yesus yang mengisi hidup kita, menjadi milik kita dan kita milik Yesus.
Hari ini Gereja memperingati Santo Benediktus Abas. Ia lahir di Nursia, Italia Tengah tahun 480. Kakak dari Santa Scholastika ini berasal dari keluarga yang kaya. Ia mendirikan 12 biara yang dimulai di Gunung Subiako, sekitar 50 mil sebelah timur kota Roma.
Selanjutnya Benediktus pergi kr Monte Kasino dan mendirikan biara yang sangat terkenal. Di sanalah ia menuliskan peraturan-peraturan Ordo Benediktin yang mengagumkan. Tempatkan Kristus di atas segala-galanya, adalah salah satu bunyi peraturan yang ditulisnya.
Dari peraturan hidup yang ditulisnya tercermin jiwa dan semangat Benediktus, seorang pendiri dan pemimpin Ordo yang ramah, bijaksana, penuh pengertian dan moderat. Benediktus meninggal pada 21 Maret 547 dan dinyatakan sebagai sebagai Santo oleh Paus Honorius III ada tahun 1220.
Tuhan Yesus, semoga kami selalu menomorsatukan Engkau dan peka melihat serta mengasihi Engkau yang hadir dan berkarya dalam diri semua orang yang kami kasihi. Santo Benediktus, doakanlah kami. Amin.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus, kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa
Romo Eman Kiik Mau, Pr
