Dengan semangat itu, karya bakti sosial ini menjadi wajah nyata Gereja yang hadir dan melayani di tengah dunia.
Browsing: Berita Keuskupan Atambua
Seusai Misa, ia memimpin prosesi pembukaan dengan menabuh dong, disaksikan para peserta dan undangan, termasuk Sekda Malaka Ferdinandus Un Muti, pejabat Kabupaten TTU, serta tokoh masyarakat.
Dengan kehadiran 70 volunteer tersebut, panitia berharap penyelenggaraan KAYD III dapat berjalan lancar dan semakin memupuk semangat persaudaraan di kalangan OMK Keuskupan Atambua.
Keuskupanatambua.org – Naekake, Para agen pastoral se-paroki St. Bernardus Naekake mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) pemberdayaan agen pastoral. Kegiatan ini…
Antusiasme peserta rapat pun terasa, baik yang hadir luring maupun daring. Mereka tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif memberikan komentar, tanggapan, dan usulan. Suasana dialog komunikatif ini mencerminkan kesiapan OMK untuk mengambil bagian secara penuh dalam perayaan iman bersama.
Dengan berakhirnya rapat evaluasi ini, panitia menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan di masa mendatang.
Dari pantauan komisi, rapat kedua ini memperlihatkan betapa besar komitmen panitia untuk menyukseskan acara. Suasana pertemuan bukan hanya serius, tetapi juga penuh semangat kebersamaan. Semua pihak tampak bertekad agar perhelatan OMK terbesar di Keuskupan Atambua ini benar-benar menjadi ajang yang mempersatukan, menginspirasi, sekaligus mempertegas peran kaum muda dalam kehidupan Gereja.
Senada dengan itu, Ketua OMK Paroki Eban, Antonius Tahoni, menyampaikan terima kasih kepada Komisi Kepemudaan Keuskupan Atambua, Komisi Pendidikan Keuskupan Atambua, serta Bapak Hironimus Joni Tulasi, SH. Ia menilai kegiatan ini sebagai momen refleksi yang penting bagi OMK untuk menemukan pilihan tepat dalam setiap tindakan.
Pentas seni ini berlangsung berkat koordinasi dan bimbingan Pater Kris Ibu, Pastor Pembantu Paroki Santa Perawan Maria Bunda Allah Ponu. Dukungan dari berbagai pihak membuat acara berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.
Melalui KAYD III, yang bakal digelar pada waktu mendatang, Gereja ingin menegaskan bahwa Orang Muda Katolik mendapat ruang berekspresi dalam iman dan persaudaraan, sekaligus dipanggil untuk menunjukkan militansi dan tanggung jawab dalam kehidupan menggereja.
