SANTO ATHANASIUS: DOAKANLAH KAMI
P. Vincentius Wun SVD
Sabtu Pekan III Paska, 02 Mei 2020
Bacaan: Kis 9:31-42; Yoh 6: 60-69
Pengantar (editor): Santo Athanasius adalah seorang santo terbesar dan tergagah sepanjang masa. Ia disebut sebagai Pilar Gereja, Bapa Gereja dan Pembela iman Kristiani yang gigih yang pernah ada. Ia lahir sekitar tahun 297 di Alexandria, Mesir. Ia ditahbiskan menjadi Uskup ketika usianya belum tiga puluh tahun dan menjadi Uskup Agung Alexandria selama empat puluh enam tahun. Athanasius seorang gembala yang gagah berani. Ia menentang keras ajaran Arianisme yang mengingkari KeAllahan Kristus dan menyebabkan perpecahan gereja. Uskup Athanasius wafat pada 2 mei 373 (sumber:eKatolik)

Injil Yohanes 6: 64-65, “Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya”. Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. Lalu Ia berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya”.
Yesus tahu betapa sulitnya orang memahami hakekat ekaristi yang di dalamnya kita menyambut Tubuh Kristus. Banyak orang kudus percaya dan hidup dari ekaristi. Di kalangan umat, ada yang sungguh percaya, tapi ada juga yang sampai pada titik nol, masuk misa atau tidak, sama saja, tidak ada kerinduan karena kurang iman. Mereka bagaikan orang yang pergi berburu di hutan kehilangan arah, lalu berteriak mencari teman tapi tidak ditemukannya, semakin berteriak, semakin tidak tahu arahnya. Kita bisa belajar untuk meningkatkan iman kita akan Dia yang hadir di dalam ekaristi. Caranya bagaimana?
Sebagaimana persahabatan antar dua orang terjadi karena sering bertemu, berbagi, saling mendengarkan dalam suka dan duka, lalu timbullah rasa percaya di mana persahabatan makin kental. Demikian kita membangun rasa percaya kita akan Dia dalam ekaristi kudus dengan selalu rajin menghadiri misa kudus.
Kita berdoa: “Allah Bapa di sorga, PuteraMu Yesus Kristus dalam ekaristi sebagai makanan untuk hidup kami. Semoga kami tetap menjalin hubungan denganNya agar kami kokoh dalam tantangan apapun. Kami belum bisa merayakan bersama Ekaristi dan menyambut Roti Hidup karena wabah virus corona. Kendatipun demikian kami percaya Engkau hadir untuk menolong kami. Demi Kristus Tuhan kami. Amin. Santo Athanasius, doakanlah kami. ***

