Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
  • Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Mingguan»ALLAH: SUMBER KEBENARAN DAN HARTA TERPENDAM
Renungan Mingguan

ALLAH: SUMBER KEBENARAN DAN HARTA TERPENDAM

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 25, 2020No Comments54 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RENUNGAN HARI MINGGU BIASA XVII, 26 JULI 2020

Keuskupan Atambua
RD. Emanuel Kiik Mau

BACAAN : 1 Raj 3: 5,7-12; Rom 8: 26-27; Mat 13: 44-52

Dalam Injil Matius hari ini dikisahkan tentang Kerajaan Allah yang diumpamakan dengan 3 hal: harta yang terpendam di ladang, mutiara yang indah, dan pukat yang dilabuhkan di laut untuk menangkap dan mengumpulkan berbagai jenis ikan.
Orang Yahudi dan bangsa-bangsa lain sekitarnya biasa mengamankan harta kekayaan mereka di masa perang ataupun bila mereka hendak pergi untuk waktu yang lama dengan menanamnya dalam tanah. Siapa saja mencari dan menemukan harta karun yang terpendam itu, dia berhak mendapatkannya sebagai milik.
Pesan utama di sini ialah sukacita dan kegembiraan dari orang yang menemukan harta itu, sehingga dengan rela dan suka hati ia menjual segalah hartanya untuk menggali dan mendapatkan harta terpendam itu. Orang ini menemukan harta itu bukan karena kebetulan atau keberuntungan, tapi karena dia rajin dan tekun, giat bekerja, menggali sedalam mungkin, lalu menemukan harta itu. Harta terpendam itulah Kerajaan Allah, Kehendak Allah yang dicari dengan segenap hati, yang dihayati dengan penuh iman, tapi bukan terbatas hanya pada tempat-tempat suci dan khusus seperti gereja, tapi justru dalam bidang kerja setiap hari.
Kerajaan Allah yang berisi keselamatan hanya dapat ditemukan dengan korban. Kerajaan Allah tidak lain dari Kehendak Allah yang dilaksanakan dengan segenap hati, di bumi manusia seperti di dalam surga. Hal penting berharga yang dapat dibuat manusia ialah kerelaan hati, keterbukaan hati untuk mencari, menemukan, menerima dan melaksanakan kehendak Allah. Ini menuntut sikap hati untuk menerima Salib, menyangkal diri, mengorbankan seluruh diri dan kehendak hati sendiri, agar menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah yang menyelamatkan.
Kerajaan Allah juga diumpamakan dengan mutiara yang bernilai tinggi, yang sungguh berharga. Ada juga hal lain yang juga sangat berharga dan bermutu tinggi. Tapi hanya satu yang paling berharga, yakni kehendak Allah. Mencari Kehendak Allah tidak lain dari cara hidup yang sedemikian, sehingga kita sungguh menyerupai Allah, menjadi Allah sungguh-sungguh hidup dalam diri kita, menjiwai seluruh hidup kita. Hidup kita mendapatkan pola dasar dan modelnya dalam Allah.
Kerajaan Allah yang diumpamakan dengan pukat yang mengumpulkan berbagai jenis ikan mengandung pesan bahwa Gereja sebagai tanda nyata Kerajaan Allah di dunia tidak boleh diskriminatif dan tidak bisa pilih kasih. Gereja diperuntukkanbagi semua orang tanpa kecuali. Untuk itu, Gereja harus selalu bersifat inklusif, terbuka, memanggil, merangkum dan mempersatukan semua orang, menghantar mereka kepada Allah, Sumber Keselamatan.
Namun akan datang saat pemisahan, di mana semua orang diarahkan menuju tujuan berbeda sesuai amal-perbuatan dan kebaikan yang telah dijalankan selama hidup di dunia. Pengadilan yang seadil-adilnya ada pada Allah, bukan pada manusia. Manusia hanya bertugas menghantar orang pada Allah, dan yang menilik baik-buruknya manusia hanyalah Allah, Sang Penyelamat Yang Maha Adil.
Kita hidup di dunia yang seringkali beroposisi terhadap Allah dan Kehendak-Nya. Hati kita pun seringkali lebih mengandalkan angan-angan dan cenderung mengikuti kemauannya sendiri. Tetapi undangan Tuhan selalu tetap: Ia menanti kita untuk mencari dan menemukan Dia. Kerajaan Allah sudah di hadir dalam hidup kita. Tinggal bagaimana kita berjuang menemukannya dengan pekerjaan kita, dengan perjuangan kita yang tekun setiap hari, dengan kerelaan hati kita untuk hidup selaras kehendak-Nya. Barangsiapa lalai mencari Tuhan, pasti kehilangan Tuhan, tinggal di luar ruang perjamuan sebagai orang tak dikenal. Semoga Tuhan membimbing kita menemukan Dia selalu dan menjadikan Tuhan sebagai Sumber Kebenaran dan Harta yang berharga. Amin.

Diedit oleh Yosef Hello

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Serba-Serbi Memaknai Hari Panggilan

April 21, 2024

Peranan 4M dalam Mewujudkan Kerajaan Allah

October 7, 2023

BELAJAR BERMISI DARI KISAH BARTIMEUS

October 23, 2021

DARI KESUKSESAN MENUJU ARTI PENTING

October 9, 2021

Berbuat baik dan berkat Tuhan

September 25, 2021

MAU JADI TERBESAR JADILAH PELAYAN

September 18, 2021

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026

Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya

July 23, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?