Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
  • Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif
  • Beri Seminar dalam Momen NYD III, Uskup Agung Ende: Jangan Menjadi Generasi yang Teralienasi
  • Ketika Seks Direduksi Jadi Komoditas, OMK Diajak Mengembalikan Tubuh pada Martabatnya
  • Di Aula Ritapiret, Rm. Patris Allegro Ajak OMK Berakar dalam Iman dan Berdampak di Dunia Digital
  • Peserta NYD III Berziarah di Maumere, Uskup Ajak OMK Berjalan Bersama
  • OMK Atambua Apresiasi Umat Paroki Nita, Terima Kasih untuk Rumah dan Hati yang Terbuka
  • Parade Budaya NYD III Warnai Maumere, OMK Tampilkan Wajah Persaudaraan
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Mingguan»SAAT HIDUP TERLILIT PERSOALAN
Renungan Mingguan

SAAT HIDUP TERLILIT PERSOALAN

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 4, 2020No Comments19 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RENUNGAN HARI MINGGU BIASA XIV

MINGGU, 5 JULI 2020

Bacaan I: Za 9:9-10; Bacaan II: Rom 8: 9.11-13; Injil: Mat 11:25-30

Sr. M. Klarentin, FSGM
Sekretaris Komisi Seminari/Panggilan Keuskupan Atambua

Dalam bacaan suci ini, kita diajak untuk merenungkan kepasrahan kita kepada Allah dengan mengenakan spiritualitas anak kecil. Kita diajak untuk bersikap seperti anak kecil yang pasrah total, tanpa rasa takut kepada penyelenggaraan Allah. Sikap pasrah kepada kehendak Allah juga akan membawa kita pada kedamaian dan ketenangan hidup.
Setiap manusia pasti pernah mengalami banyak tekanan, kegalauan, kekuatiran, keputusasaan dalam hidup, bahkan derita terjadi kalau ada masalah, problema dan kesulitan bahkan beban hidup yang datang silih berganti. Situasi sedemikian dihadapi orang dengan pelbagai cara: Ada yang menyibukkan diri dengan kerja, ada yang lari dari kenyataan dan tanggung jawab, ada yang mencari penghiuran palsu dan kesenangan diri. Namun sebagai orang kritiani tentu kita menghadapinya dengan tenang, penuh kesabaran, pengharapan dan kekuatan. Kita kuat bukan karena kita adalah manusia super hebat yang melebihi rata-rata manusia. Kita kuat dan bertahan karena kita tahu bagaimana bersikap terhadap semua persoalan itu, dan bagaimana menempatkan diri kita didalamnya.
Dengarkanlah perkataan Yesus “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikulah kuk yang Kupasang dan belajarlah dari pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan” (Mat.11:28-29). Keletihan dan kelesuan serta beban berat adalah pemicu keputusasaan dan hilangnya harapan. Tetapi kita disadarkan bahwa dalam Kristus ada harapan. “Marilah kepada-Ku,” demikian ajakan Yesus kepada kita, agar kita selalu mau datang kepada-Nya dalam saat-saat susah dan berbeban, saat-saat dimana kepahitan menutupi hati kita dan kegalauan mengacaukan pikiran kita.
Setiap kita memiliki beban, persoalan dan derita masing-masing. Janganlah kita datang ketempat-tempat yang keliru, ketempat hiburan yang mencelakakan, pemuasan keinginan daging yang mematikan (bdk. Rm. 8:13), lari dari tanggung jawab dan mencari kambing hitam sebagai obyek tudingan kesalahan, atau melakukan tindak kejahatan karena kebrutalan hati kita. Tetapi mari.., datanglah kepada Yesus pembawa berita damai dan sukacita (Za. 9:10). Belajar dari Yesus sumber kebijaksanaan, menghadapi dengan taat dan setia, penuh kerendahan hati dan keyakinan, menempuh jalan yang benar, demikian adalah solusi yang paling tepat. Pertolongan biasanya tersedia di ujung perjuangan. Mengandalkan Tuhan dalam segalanya, maka kita akan memperoleh kekuatan dan kelegaan dalam hidup. Akhirnya marilah kita selalu bersandar kepada Tuhan sebagaimana Santu Paulus: “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Flp 4: 13) ***

Editor

Diedit oleh Yosef Hello

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Serba-Serbi Memaknai Hari Panggilan

April 21, 2024

Peranan 4M dalam Mewujudkan Kerajaan Allah

October 7, 2023

BELAJAR BERMISI DARI KISAH BARTIMEUS

October 23, 2021

DARI KESUKSESAN MENUJU ARTI PENTING

October 9, 2021

Berbuat baik dan berkat Tuhan

September 25, 2021

MAU JADI TERBESAR JADILAH PELAYAN

September 18, 2021

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah

July 5, 2026

Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif

July 5, 2026

Beri Seminar dalam Momen NYD III, Uskup Agung Ende: Jangan Menjadi Generasi yang Teralienasi

July 4, 2026

Ketika Seks Direduksi Jadi Komoditas, OMK Diajak Mengembalikan Tubuh pada Martabatnya

July 4, 2026

Di Aula Ritapiret, Rm. Patris Allegro Ajak OMK Berakar dalam Iman dan Berdampak di Dunia Digital

July 4, 2026

Peserta NYD III Berziarah di Maumere, Uskup Ajak OMK Berjalan Bersama

July 4, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?