Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Mulai Bahagia di Dunia, Sempurna di Surga
  • Yang Tinggi dan Yang Rendah
  • Uskup Atambua Pimpin Rapat Koordinasi Bahas Format EVAPERCA
  • Dua Siswa Seminari Lalian Tembus Lima Besar Turnamen Catur Belu Open 2026
  • Immaculata Band Seminari Lalian Unjuk Kemampuan di Youthfest 2026
  • Bahas Krisis Sosial-Pastoral dan Ekologi, Pemda Belu, Gereja dan Masyarakat Adat Bangun Kolaborasi
  • Berbuat Baik
  • Tetap Berjalan dalam Panggilan
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita»Buka Munas XV Unindo, Ketua KWI Tegaskan Kekudusan Imam Tumbuh dalam Persaudaraan
Berita

Buka Munas XV Unindo, Ketua KWI Tegaskan Kekudusan Imam Tumbuh dalam Persaudaraan

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 16, 2026No Comments89 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pematangsiantar –  KeuskupanAtambua.org –  Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin OSC menegaskan bahwa kekudusan seorang imam tidak dapat dihidupi dalam kesendirian. Kehidupan imamat membutuhkan persaudaraan, kerja sama, dan sinergi.

Pesan itu disampaikan Mgr Antonius dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi Musyawarah Nasional XV Unio Indonesia di Catholic Center–Pusat Pembinaan Umat Keuskupan Agung Medan, Pematangsiantar, Senin (14/9/2026).

Mengawali sambutannya, ia menyampaikan salam bersama para uskup Indonesia kepada para pejabat, Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Medan, para imam, serta seluruh peserta Munas.

Ia menyebut perjumpaan itu sebagai saat rahmat bagi para imam untuk kembali mempererat persaudaraan.

Mgr. Antonius kemudian mengarahkan perhatian para peserta pada salib.

Menurut dia, salib tidak hanya boleh dibaca sebagai tanda penderitaan. Bagi imam, salib juga menyentuh jati diri panggilan dan cara hidup.

Dalam konteks itulah kehidupan imam tidak dapat dilepaskan dari persekutuan.

“Kekudusan imam tidak dapat dirayakan dalam isolasi,” demikian salah satu gagasan pokok yang disampaikannya.

Kekudusan, lanjut dia, bertumbuh dalam persaudaraan, kerja sama, dan sinergi.

Karena itu, keberadaan Unio Indonesia mempunyai arti penting sebagai ruang persaudaraan bagi imam-imam diosesan.

Mgr. Antonius mengingatkan agar tidak ada saudara imam yang dibiarkan berjalan sendirian.

Persaudaraan perlu diperkuat melalui Ekaristi, kehidupan bersama, perhatian satu sama lain, serta kebersamaan dalam karya pelayanan.

“Menjadi imam diosesan tidak berarti berada dalam kesendirian,” demikian penekanannya.

Menurut dia, Munas perlu dibaca sebagai bagian dari gerakan sinodal dan fraternal.

Gerakan tersebut hendaknya mempertemukan para imam bukan hanya dalam pembicaraan mengenai program, tetapi dalam pengalaman konkret sebagai saudara yang saling menopang.

Mgr. Antonius juga mengingatkan agar Munas tidak berhenti sebagai formalitas organisasi.

Keputusan-keputusan yang nantinya dihasilkan tidak boleh hanya tersimpan dalam dokumen atau lembaran kertas.

Ia berharap hasil Munas diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam karya pelayanan imam diosesan di berbagai keuskupan.

Karena itu, persaudaraan, Ekaristi, sinergi, dan pelayanan perlu menjadi satu kesatuan.

Ia menyampaikan ucapan selamat dan proficiat kepada Unio Indonesia, panitia, serta seluruh peserta yang telah mengambil bagian dalam pertemuan tersebut.

“Semoga Munas ini menjadi momen rahmat untuk semakin mempererat persaudaraan,” demikian harapannya.

Pembukaan Munas berlangsung di hadapan sejumlah uskup yang hadir, antara lain Uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat, Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko, Uskup Sibolga Mgr Fransiskus Tuaman Sinaga, Uskup Agung Palembang Mgr Yohanes Harun Yuwono, Uskup Sanggau Mgr Valentinus Saeng CP, Uskup Malang Mgr Henricus Pidyarto Gunawan O.Carm, dan Uskup Padang Mgr Vitus Rubianto Solichin SX.

Hadir pula Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Ir Daud Simanjuntak, serta Ketua DPRD Kabupaten Malaka Adrianus Bria Seran.

Seremoni kemudian mencapai puncaknya ketika Mgr Antonius Subianto Bunjamin memukul gong, didampingi para uskup yang hadir, sebagai tanda Munas XV Unio Indonesia secara resmi dibuka.

Bunyi gong itu sekaligus mengawali perjalanan Munas yang hendak menegaskan kembali satu hal mendasar dalam kehidupan imam diosesan Indonesia: panggilan tidak dijalani sendiri.

Di tengah perubahan pastoral, sosial, dan digital yang semakin cepat, imam dipanggil untuk berjalan bersama—bersaudara, bersinergi, dan bersaksi—agar pelayanan tidak berpusat pada diri sendiri, tetapi semakin memperlihatkan Kristus kepada umat dan dunia.

oleh Yudel Neno, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Pentahbisan Gereja Santa Sesilia Kotafoun, Ketua Panitia Ungkap Perjuangan Tujuh Tahun dan Solidaritas Umat

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 21, 2026

Hadiri Pentahbisan Gereja Santa Sesilia Kotafoun, Bupati Malaka Tekankan Pentingnya Solidaritas Umat dan Pembangunan SDM

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 21, 2026

Tahbiskan Gereja Santa Sesilia Kotafoun, Uskup Atambua Ajak Umat Membangun Kekudusan Hidup

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 21, 2026

Umat Paroki Kotafoun Bersukacita Mendapatkan Gereja Baru

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 21, 2026

Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua

October 12, 2026

Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38

October 12, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Mulai Bahagia di Dunia, Sempurna di Surga

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua November 1, 2026

Yang Tinggi dan Yang Rendah

Sponsor: Komsos Keuskupan AtambuaOctober 31, 2026

Uskup Atambua Pimpin Rapat Koordinasi Bahas Format EVAPERCA

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 30, 2026

Dua Siswa Seminari Lalian Tembus Lima Besar Turnamen Catur Belu Open 2026

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 30, 2026

Immaculata Band Seminari Lalian Unjuk Kemampuan di Youthfest 2026

October 30, 2026

Bahas Krisis Sosial-Pastoral dan Ekologi, Pemda Belu, Gereja dan Masyarakat Adat Bangun Kolaborasi

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 30, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?